Ar-Risalah

العنكبوت

Al-‘Ankabut (Labah-labah)

69 ayatMakkiyahJuz 20

Mahmud khalil al hushariyHafsh dari 'Ashim - Murattal

Pengaturan membaca

Panduan warna tajwid

Nama, contoh, dan pola garis bawah membantu mengenali kaidah selain warna. Contoh diambil dari teks Al-Qur’an yang diterbitkan.

Gunnah
وَمِمَّا2:3
Ikhfa
يُنفِقُونَ2:3
Idgam
هُدًى لِّلْمُتَّقِينَ2:2
Iklab
أَلِيمٌۢ بِمَا2:10
Qalqalah (pantulan)
رَزَقْنَـٰهُمْ2:3
Mad: 2 harakat
ٱلرَّحْمَـٰنِ1:1
Mad: 2, 4, atau 6 harakat
ٱلرَّحِيمِ1:1
Mad: 4 atau 5 harakat
بِمَآ2:4
Mad: 6 harakat
ٱلضَّآلِّينَ1:7
Hamzah wasal
ٱللَّهِ1:1
Lam syamsiah
ٱلرَّحْمَـٰنِ1:1
Huruf tidak dibaca
ٱلصَّلَوٰةَ2:3

Tajweed annotations: cpfair/quran-tajweed (CC BY 4.0), built from ReciteQuran.com and the Dar al-Maarifah tajweed masahif; offsets adapted to the current Tanzil text.

Indonesian Translation - Sabiq Company. Versi: 1.1.3. Terakhir diperbarui: 2025-06-02. QuranEnc.com

  1. 6

    وَمَن جَـٰهَدَ فَإِنَّمَا يُجَـٰهِدُ لِنَفْسِهِۦٓ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ لَغَنِىٌّ عَنِ ٱلْعَـٰلَمِينَ

    6. Dan barang siapa berjihad, maka sesungguhnya jihadnya itu untuk dirinya sendiri. Sungguh, Allah Mahakaya (tidak memerlukan sesuatu) dari seluruh alam.

    Tafsir As-Sa’di (Bahasa Indonesia)

    Mencakup ayat 6

    (6) Akan tetapi tidak semua orang yang mengklaim itu diberi sesuatu yang diklaimnya, dan tidak pula setiap orang yang mendambakan (sesuatu) diberi sesuatu yang didambakannya. Sebab, Allah سبحانه وتعالى Maha mendengar semua suara (seruan, doa. Pent) lagi Maha mengetahui semua niat manusia. Maka siapa saja yang tulus dalam hal itu, niscaya Allah memberikan kepadanya apa yang dia harapkan. Dan siapa saja yang dusta, maka klaim apa pun tidak berguna baginya. Dan Dia-lah Yang Maha Mengetahui siapa yang laik mendapatkan cintaNya, dan siapa yang tidak laik. ﴾ وَمَن جَٰهَدَ ﴿ "Dan barangsiapa yang berjihad," melawan nafsunya, setan dan musuhnya yang kafir, ﴾ فَإِنَّمَا يُجَٰهِدُ لِنَفۡسِهِۦٓۚ ﴿ "maka sesungguhnya jihadnya itu adalah untuk dirinya sendiri," sebab manfaatnya kembali kepada dirinya sendiri, hasilnya kembali kepadanya, sedangkan Allah Mahakaya, tidak membutuhkan seluruh semesta alam; Dia tidak pernah memerintahkan dengan sesuatu yang telah Dia perin-tahkan kepada mereka itu untuk mendapat manfaat darinya, dan tidak pula Dia melarang mereka dari sesuatu yang dilarangNya karena bakhil terhadap mereka. Sudah dimaklumi bahwa perintah dan larangan itu diperlu-kan adanya kesungguhan dari seorang mukallaf untuk bisa mela-kukannya, sebab nafsu (jiwa)nya berdasarkan tabiatnya selalu merasa berat untuk melakukan kebaikan, sedangkan setannya selalu mencegahnya untuk melakukan kebaikan itu, dan musuh-nya pun, yaitu orang kafir selalu menghalang-halanginya untuk menegakkan agamanya sebagaimana mestinya. Semua ini adalah rintangan-rintangan yang membutuhkan mujahadah-mujahadah (kesungguhan) dan usaha yang sangat kuat.

    Tafsir As-Sa’di, Bahasa Indonesia v1.0.0, QuranEnc.com

    Tindakan ayat
    Buka halaman ayat 6 Periksa bacaan saya: Eksperimental
    Catatan pribadi

Baca tafsir

Surah berikutnyaAr-Rum (Bangsa Rom)الروم

Laporkan kesalahan

Lainnya