Ar-Risalah

العنكبوت

Al-‘Ankabut (Labah-labah)

69 ayatMakkiyahJuz 20

Mahmud khalil al hushariyHafsh dari 'Ashim - Murattal

Pengaturan membaca

Panduan warna tajwid

Nama, contoh, dan pola garis bawah membantu mengenali kaidah selain warna. Contoh diambil dari teks Al-Qur’an yang diterbitkan.

Gunnah
وَمِمَّا2:3
Ikhfa
يُنفِقُونَ2:3
Idgam
هُدًى لِّلْمُتَّقِينَ2:2
Iklab
أَلِيمٌۢ بِمَا2:10
Qalqalah (pantulan)
رَزَقْنَـٰهُمْ2:3
Mad: 2 harakat
ٱلرَّحْمَـٰنِ1:1
Mad: 2, 4, atau 6 harakat
ٱلرَّحِيمِ1:1
Mad: 4 atau 5 harakat
بِمَآ2:4
Mad: 6 harakat
ٱلضَّآلِّينَ1:7
Hamzah wasal
ٱللَّهِ1:1
Lam syamsiah
ٱلرَّحْمَـٰنِ1:1
Huruf tidak dibaca
ٱلصَّلَوٰةَ2:3

Tajweed annotations: cpfair/quran-tajweed (CC BY 4.0), built from ReciteQuran.com and the Dar al-Maarifah tajweed masahif; offsets adapted to the current Tanzil text.

Indonesian Translation - Sabiq Company. Versi: 1.1.3. Terakhir diperbarui: 2025-06-02. QuranEnc.com

  1. 64

    وَمَا هَـٰذِهِ ٱلْحَيَوٰةُ ٱلدُّنْيَآ إِلَّا لَهْوٌ وَلَعِبٌ ۚ وَإِنَّ ٱلدَّارَ ٱلْـَٔاخِرَةَ لَهِىَ ٱلْحَيَوَانُ ۚ لَوْ كَانُوا۟ يَعْلَمُونَ

    64. Dan kehidupan dunia ini hanya senda gurau dan permainan. Dan sesungguhnya negeri akhirat itulah kehidupan yang sebenarnya, sekiranya mereka mengetahui.

    Tafsir As-Sa’di (Bahasa Indonesia)

    Mencakup ayat 64

    (64) Allah سبحانه وتعالى memberitakan tentang kondisi dunia dan akhirat, dan terkandung di dalamnya (seruan) bersikap zuhud terhadap dunia dan merindukan akhirat, seraya berfirman, ﴾ وَمَا هَٰذِهِ ٱلۡحَيَوٰةُ ٱلدُّنۡيَآ ﴿ "Dan tiadalah kehidupan dunia ini," pada yang sebenarnya, ﴾ إِلَّا لَهۡوٞ وَلَعِبٞۚ ﴿ "melainkan senda gurau dan main-main," dengannya hati menjadi lengah, dan dengannya jasad bermain-main disebabkan sesuatu yang Allah jadikan padanya, yaitu keindahan (perhiasan), kelezatan dan syahwat yang dapat mengosongkan hati lagi mema-lingkan, yang sedap dipandang mata nan lalai, yang menyenang-kan jiwa lagi memalsukan, kemudian ia akan lenyap secepatnya dan akan musnah semuanya, dan orang yang mencintainya tidak memperoleh apa-apa kecuali penyesalan, keluh kesah dan kerugian. Sedangkan negeri akhirat, maka itulah negeri ﴾ ٱلۡحَيَوَانُۚ ﴿ "kehidupan," maksudnya, kehidupan yang sempurna, yang merupakan kelazim-annya adalah bahwa tubuh-tubuh para penghuninya benar-benar berada pada puncak kekuatan, dan kekuatan mereka benar-benar pada puncak yang prima. Sebab ia adalah tubuh-tubuh dan ke-kuatan yang diciptakan untuk kehidupan; dan bahwa segala se-suatu yang menjadikan kehidupan menjadi sempurna mesti ada di dalamnya, yang dengannya semua kelezatan terpenuhi, berupa segala sesuatu yang membahagiakan hati dan segala kebutuhan tubuh, seperti aneka makanan, minuman, seks, dan lain-lain dari hal-hal yang belum pernah dilihat mata, tidak pula didengar telinga dan tidak pula terbetik dalam hati manusia. ﴾ لَوۡ كَانُواْ يَعۡلَمُونَ ﴿ "Kalau mereka mengetahui," tentu mereka tidak akan mengutamakan dunia atas akhirat; dan kalau mereka berakal, tentu mereka tidak akan membenci negeri kehidupan (yang sebenarnya), dan tentu mereka (tidak) akan menyukai negeri senda gurau dan permainan ini. Maka yang demikian itu menun-jukkan bahwa orang-orang yang mengetahui, pasti akan lebih mementingkan akhirat daripada dunia, karena pengetahuan mereka terhadap kondisi dua negeri kehidupan itu.

    Tafsir As-Sa’di, Bahasa Indonesia v1.0.0, QuranEnc.com

    Tindakan ayat
    Buka halaman ayat 64 Periksa bacaan saya: Eksperimental
    Catatan pribadi

Baca tafsir

Surah berikutnyaAr-Rum (Bangsa Rom)الروم

Laporkan kesalahan

Lainnya