Ar-Risalah

الروم

Ar-Rum (Bangsa Rom)

60 ayatMakkiyahJuz 21

Mahmud khalil al hushariyHafsh dari 'Ashim - Murattal

Pengaturan membaca

Panduan warna tajwid

Nama, contoh, dan pola garis bawah membantu mengenali kaidah selain warna. Contoh diambil dari teks Al-Qur’an yang diterbitkan.

Gunnah
وَمِمَّا2:3
Ikhfa
يُنفِقُونَ2:3
Idgam
هُدًى لِّلْمُتَّقِينَ2:2
Iklab
أَلِيمٌۢ بِمَا2:10
Qalqalah (pantulan)
رَزَقْنَـٰهُمْ2:3
Mad: 2 harakat
ٱلرَّحْمَـٰنِ1:1
Mad: 2, 4, atau 6 harakat
ٱلرَّحِيمِ1:1
Mad: 4 atau 5 harakat
بِمَآ2:4
Mad: 6 harakat
ٱلضَّآلِّينَ1:7
Hamzah wasal
ٱللَّهِ1:1
Lam syamsiah
ٱلرَّحْمَـٰنِ1:1
Huruf tidak dibaca
ٱلصَّلَوٰةَ2:3

Tajweed annotations: cpfair/quran-tajweed (CC BY 4.0), built from ReciteQuran.com and the Dar al-Maarifah tajweed masahif; offsets adapted to the current Tanzil text.

Indonesian Translation - Sabiq Company. Versi: 1.1.3. Terakhir diperbarui: 2025-06-02. QuranEnc.com

  1. 29

    بَلِ ٱتَّبَعَ ٱلَّذِينَ ظَلَمُوٓا۟ أَهْوَآءَهُم بِغَيْرِ عِلْمٍ ۖ فَمَن يَهْدِى مَنْ أَضَلَّ ٱللَّهُ ۖ وَمَا لَهُم مِّن نَّـٰصِرِينَ

    29. Tetapi orang-orang yang zalim, mengikuti keinginannya tanpa ilmu; maka siapakah yang dapat memberi petunjuk kepada orang yang telah disesatkan Allah. Dan tidak ada seorang penolong pun bagi mereka.

    Tafsir As-Sa’di (Bahasa Indonesia)

    Mencakup ayat 29

    (29) Apabila sudah diketahui dari perumpamaan di atas bahwa orang yang mengambil sekutu dari selain Allah yang ia sembah dan bertawakal kepadanya dalam segala urusannya, maka ia sama sekali tidak memiliki kebenaran. Apa gerangan yang telah membuat mereka lancang melakukan perkara yang batil (palsu) yang sangat jelas kepalsuannya, sudah tampak buktinya? Yang membuat mereka melakukan semua itu adalah sikap menurut hawa nafsu. Maka dari itu Allah berfirman, ﴾ بَلِ ٱتَّبَعَ ٱلَّذِينَ ظَلَمُوٓاْ أَهۡوَآءَهُم بِغَيۡرِ عِلۡمٖۖ ﴿ "Tetapi orang-orang yang zhalim, mengikuti hawa nafsunya tanpa ilmu pengetahuan," mereka diseret oleh nafsu mereka yang lemah itu, yang dari kelemahannya tampak apa yang disukai oleh hawa nafsunya, suatu perkara yang diyakini secara pasti akan kesesatan-nya oleh akal, dan ditolak oleh fitrah tanpa dilandasi ilmu yang menunjukkan mereka padanya ataupun burhan (argumen) yang membimbing mereka kepadanya, ﴾ فَمَن يَهۡدِي مَنۡ أَضَلَّ ٱللَّهُۖ ﴿ "maka siapa-kah yang akan menunjuki orang yang telah disesatkan Allah?" Maksud-nya, jangan heran akan ketiadaan hidayah mereka, karena sesung-guhnya mereka disesatkan oleh Allah karena kezhaliman mereka; dan tidak ada jalan untuk memberi hidayah kepada orang yang disesatkan Allah, karena tidak ada seorang pun yang dapat mela-wan Allah atau merampas kerajaanNya. ﴾ وَمَا لَهُم مِّن نَّٰصِرِينَ ﴿ "Dan tiada-lah bagi mereka seorang penolong pun," yang bisa menolong mereka saat keputusan azab diputuskan terhadapnya, dan terputuslah semua hubungan dan ikatan dari mereka.

    Tafsir As-Sa’di, Bahasa Indonesia v1.0.0, QuranEnc.com

    Tindakan ayat
    Buka halaman ayat 29 Periksa bacaan saya: Eksperimental
    Catatan pribadi

Baca tafsir

Surah berikutnyaLuqman (Luqman)لقمان

Laporkan kesalahan

Lainnya