الروم
Ar-Rum (Bangsa Rom)
Mahmud khalil al hushariyHafsh dari 'Ashim - Murattal
Pengaturan membaca
Indonesian Translation - Sabiq Company. Versi: 1.1.3. Terakhir diperbarui: 2025-06-02. QuranEnc.com
- 3
فِىٓ أَدْنَى ٱلْأَرْضِ وَهُم مِّنۢ بَعْدِ غَلَبِهِمْ سَيَغْلِبُونَ
3. di negeri yang terdekat[633] dan mereka setelah kekalahannya itu akan menang,[634]
Catatan kaki
[633]. Terdekat ke negeri Arab yaitu Suriah dan Palestina sewaktu menjadi jajahan kerajaan Romawi Timur. [634]. Bangsa Romawi (pada saat ayat ini diturunkan) adalah suatu bangsa yang beragama Nasrani yang memiliki Kitab Suci, sedang bangsa Persia adalah beragama Majusi, menyembah api dan berhala (musyrik). Kedua bangsa itu berperang. Ketika tersiar berita kekalahan Romawi oleh bangsa Persia, maka kaum musyrik Mekkah menyambutnya dengan penuh gembira karena berpihak kepada orang musyrikin Persia. Sedang kaum muslimin berduka cita karenanya. Kemudian turunlah ayat ini dan ayat yang berikutnya menerangkan bahwa bangsa Romawi setelah kalah itu akan menang dalam masa beberapa tahun saja. Hal itu benar-benar terjadi. Beberapa tahun setelah itu, menanglah bangsa Romawi dan kalahlah bangsa Persia. Dengan kejadian yang demikan nyatalah kebenaran Nabi Muhammad -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- sebagai nabi dan rasul dan kebenaran Al-Qur`ān sebagai firman Allah.
Tafsir As-Sa’di (Bahasa Indonesia)
Mencakup ayat 1 - 5
(1-5) Bangsa Persia dan Bangsa Romawi pada saat itu me-rupakan dua negara super power yang ada di muka bumi ini; dan selalu terjadi peperangan di antara dua bangsa ini sebagaimana biasa terjadi pada bangsa-bangsa yang selevel. Bangsa Persia ada-lah penyembah api, sedangkan bangsa Romawi adalah ahli kitab yang berafiliasi kepada Taurat dan Injil, dan mereka lebih dekat kepada kaum Muslimin daripada bangsa Persia. [Orang-orang Mukmin] sangat senang kalau bangsa Romawi menang dan dapat mengalahkan bangsa Persia. Sedangkan orang-orang musyrikin (Arab), karena kesamaan mereka dalam kesyirikan, sedangkan bangsa Persia berada dalam kesyirikan, maka mereka senang kalau bangsa Persia menang atas bangsa Romawi. Lalu ternyata bangsa Persia dapat menang atas bangsa Romawi, dan mereka dapat me-ngalahkan bangsa Romawi, namun tidak sampai menguasai kera-jaan mereka, bahkan sedikit pun dari daerah kekuasaan Romawi. Maka kaum musyrikin Arab pun sangat bergembira dengannya, sedangkan kaum Muslimin bersedih. Maka dari itu Allah menga-barkan kepada mereka dan menjanjikan bahwa bangsa Romawi akan mengalahkan bangsa Persia. ﴾ فِي بِضۡعِ سِنِينَۗ ﴿ "Dalam beberapa tahun lagi," sembilan atau dela-pan tahun lagi, atau semisal hal itu, tidak lebih dari sepuluh tahun lagi dan tidak pula kurang dari tiga tahun; dan sesungguhnya kemenangan bangsa Persia terhadap bangsa Romawi, lalu keme-nangan bangsa Romawi terhadap bangsa Persia semuanya terjadi atas kehendak dan kekuasaanNya. Dari itu Allah سبحانه وتعالى berfirman,﴾ لِلَّهِ ٱلۡأَمۡرُ مِن قَبۡلُ وَمِنۢ بَعۡدُۚ ﴿ "Milik Allah-lah urusan sebelum dan sesudahnya," jadi kemenangan dan pertolongan itu tidak hanya sekedar disebab-kan terwujudnya sebab kausalitas (fasilitas dan perlengkapan. Pent), melainkan pasti diiringi oleh qadha` dan qadar. ﴾ وَيَوۡمَئِذٖ ﴿ "Dan di hari." Maksudnya, pada hari bangsa Romawi dapat memenangkan bangsa Persia dan mengalahkan mereka, ﴾ يَفۡرَحُ ٱلۡمُؤۡمِنُونَ 4 بِنَصۡرِ ٱللَّهِۚ يَنصُرُ مَن يَشَآءُۖ ﴿ "bergembiralah orang-orang yang beriman, karena pertolongan Allah. Dia menolong siapa yang dike-hendakiNya." Maksudnya, mereka bergembira dengan kemenangan bangsa Romawi atas bangsa Persia, sekalipun semuanya adalah orang-orang kafir, akan tetapi sebagian keburukan (suatu kaum) itu lebih ringan daripada (keburukan dari kaum) yang lain. Dan pada saat itu pula kaum musyrikin berduka cita. ﴾ وَهُوَ ٱلۡعَزِيزُ ﴿ "Dan Dia-lah Yang Mahaperkasa," Yang memilki keperkasaan yang de-ngannya Dia menaklukkan seluruh makhluk; Dia memberikan kekuasaan (kerajaan) kepada siapa saja yang Dia kehendaki, dan mencopot kekuasaan dari siapa yang Dia kehendaki, Dia memulia-kan siapa saja yang Dia kehendaki dan menghinakan siapa saja yang Dia kehendaki. ﴾ ٱلرَّحِيمُ ﴿ "Lagi Maha Penyayang" terhadap hamba-hambaNya yang beriman, yang mana Dia menyediakan segala sebab kausalitas yang dapat membuat mereka bahagia, dan meno-long mereka yang sama sekali di luar perhitungan.
Tindakan ayat