Ar-Risalah

الأحزاب

Al-Ahzab (Golongan yang Bersekutu)

73 ayatMadaniyahJuz 21

Mahmud khalil al hushariyHafsh dari 'Ashim - Murattal

Pengaturan membaca

Panduan warna tajwid

Nama, contoh, dan pola garis bawah membantu mengenali kaidah selain warna. Contoh diambil dari teks Al-Qur’an yang diterbitkan.

Gunnah
وَمِمَّا2:3
Ikhfa
يُنفِقُونَ2:3
Idgam
هُدًى لِّلْمُتَّقِينَ2:2
Iklab
أَلِيمٌۢ بِمَا2:10
Qalqalah (pantulan)
رَزَقْنَـٰهُمْ2:3
Mad: 2 harakat
ٱلرَّحْمَـٰنِ1:1
Mad: 2, 4, atau 6 harakat
ٱلرَّحِيمِ1:1
Mad: 4 atau 5 harakat
بِمَآ2:4
Mad: 6 harakat
ٱلضَّآلِّينَ1:7
Hamzah wasal
ٱللَّهِ1:1
Lam syamsiah
ٱلرَّحْمَـٰنِ1:1
Huruf tidak dibaca
ٱلصَّلَوٰةَ2:3

Tajweed annotations: cpfair/quran-tajweed (CC BY 4.0), built from ReciteQuran.com and the Dar al-Maarifah tajweed masahif; offsets adapted to the current Tanzil text.

Indonesian Translation - Sabiq Company. Versi: 1.1.3. Terakhir diperbarui: 2025-06-02. QuranEnc.com

  1. 69

    يَـٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ لَا تَكُونُوا۟ كَٱلَّذِينَ ءَاذَوْا۟ مُوسَىٰ فَبَرَّأَهُ ٱللَّهُ مِمَّا قَالُوا۟ ۚ وَكَانَ عِندَ ٱللَّهِ وَجِيهًا

    69. Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu seperti orang-orang yang menyakiti Musa, maka Allah membersihkannya dari tuduhan-tuduhan yang mereka lontarkan. Dan dia seorang yang mempunyai kedudukan terhormat di sisi Allah.

    Tafsir As-Sa’di (Bahasa Indonesia)

    Mencakup ayat 69

    (69) Allah سبحانه وتعالى mengingatkan hamba-hambaNya yang ber-iman untuk tidak menyakiti Rasulullah, Muhammad a, nabi yang mulia lagi pengasih dan penyayang, agar mereka tidak membalas-nya dengan lawan dari sikap-sikap yang wajib, seperti memuliakan dan menghormati, dan hendaknya mereka tidak meniru perilaku orang-orang yang menyakiti Musa bin Imran, Kalim ar-Rahman. Lalu Allah membebaskannya dari apa yang mereka katakan. Maksud-nya, Allah menampakkan kepada mereka keselamatan (kebersihan) Musa darinya. Padahal (fakta) kondisinya Nabi Musa عليه السلام bukanlah tempat tuduhan (dialamatkan) atau untuk disakiti, karena mem-punyai kedudukan terhormat di sisi Allah, didekatkan kepadaNya, dan termasuk golongan Rasul yang istimewa dan termasuk hamba-hambaNya yang disucikan. Namun keutamaan-keutamaan yang dimilikinya tidak membuat mereka jera untuk menyakitinya dan mengganggunya dengan hal-hal yang tidak dia suka. Maka waspa-dalah wahai orang-orang yang beriman, agar tidak meniru mereka dalam hal ini. Gangguan yang dimaksud adalah ucapan Bani Israil tentang Nabi Musa saat mereka mengetahui sifat Nabi Musa yang sangat pemalu dan sangat menutup diri dari mereka, "Sesungguhnya tidak ada yang mencegahnya dari sikap yang demikian itu selain karena dia berpenyakit adar." Maksudnya, buah dzakar kemaluan-nya sangat besar membengkak, dan hal ini menyebar luas di ka-langan mereka. Maka Allah berkehendak membebaskannya dari tuduhan mereka, maka pada suatu hari beliau mandi dan beliau meletakkan pakaiannya di atas batu, kemudian batu itu mengge-linding membawa pakaian tersebut. Maka Musa pun mengejarnya untuk mengambil pakaiannya, dan batu itu pun terus membawa-nya hingga melintasi Majelis Bani Israil, sehingga mereka melihat-nya sebagai sebaik-baik ciptaan Allah. Maka sirnalah apa yang mereka tuduhkan kepadanya.[62]

    Tafsir As-Sa’di, Bahasa Indonesia v1.0.0, QuranEnc.com

    Tindakan ayat
    Buka halaman ayat 69 Periksa bacaan saya: Eksperimental
    Catatan pribadi

Baca tafsir

Surah berikutnyaSaba’ (Kaum Saba’)سبأ

Laporkan kesalahan

Lainnya