Ar-Risalah

غافر

Al-Ghafir / Al-Mu’min (Orang yang Beriman)

85 ayatMakkiyahJuz 24

Mahmud khalil al hushariyHafsh dari 'Ashim - Murattal

Pengaturan membaca

Panduan warna tajwid

Nama, contoh, dan pola garis bawah membantu mengenali kaidah selain warna. Contoh diambil dari teks Al-Qur’an yang diterbitkan.

Gunnah
وَمِمَّا2:3
Ikhfa
يُنفِقُونَ2:3
Idgam
هُدًى لِّلْمُتَّقِينَ2:2
Iklab
أَلِيمٌۢ بِمَا2:10
Qalqalah (pantulan)
رَزَقْنَـٰهُمْ2:3
Mad: 2 harakat
ٱلرَّحْمَـٰنِ1:1
Mad: 2, 4, atau 6 harakat
ٱلرَّحِيمِ1:1
Mad: 4 atau 5 harakat
بِمَآ2:4
Mad: 6 harakat
ٱلضَّآلِّينَ1:7
Hamzah wasal
ٱللَّهِ1:1
Lam syamsiah
ٱلرَّحْمَـٰنِ1:1
Huruf tidak dibaca
ٱلصَّلَوٰةَ2:3

Tajweed annotations: cpfair/quran-tajweed (CC BY 4.0), built from ReciteQuran.com and the Dar al-Maarifah tajweed masahif; offsets adapted to the current Tanzil text.

Indonesian Translation - Sabiq Company. Versi: 1.1.3. Terakhir diperbarui: 2025-06-02. QuranEnc.com

  1. 21

    ۞ أَوَلَمْ يَسِيرُوا۟ فِى ٱلْأَرْضِ فَيَنظُرُوا۟ كَيْفَ كَانَ عَـٰقِبَةُ ٱلَّذِينَ كَانُوا۟ مِن قَبْلِهِمْ ۚ كَانُوا۟ هُمْ أَشَدَّ مِنْهُمْ قُوَّةً وَءَاثَارًا فِى ٱلْأَرْضِ فَأَخَذَهُمُ ٱللَّهُ بِذُنُوبِهِمْ وَمَا كَانَ لَهُم مِّنَ ٱللَّهِ مِن وَاقٍ

    21. Dan apakah mereka tidak mengadakan perjalanan di bumi, lalu memperhatikan bagaimana kesudahan orang-orang yang sebelum mereka? Orang-orang itu lebih hebat kekuatannya daipada mereka dan (lebih banyak) peninggalan-peninggalan (peradaban)nya di bumi, tetapi Allah mengazab mereka karena dosa-dosanya. Dan tidak akan ada sesuatu pun yang melindungi mereka dari (azab) Allah.

    Tafsir As-Sa’di (Bahasa Indonesia)

    Mencakup ayat 21 - 22

    (21-22) Allah سبحانه وتعالى berfirman, ﴾ أَوَلَمۡ يَسِيرُواْ فِي ٱلۡأَرۡضِ ﴿ "Dan apakah mereka tidak mengadakan perjalanan di muka bumi," yakni, dengan jiwa dan raga mereka dengan perjalanan untuk merenungkan, mengambil pelajaran dan memikirkan tentang bekas-bekasnya. Lalu mereka melihat bagaimana akhir kesudahan orang-orang sebelum mereka di antara orang-orang yang mendustakan. Tentu mereka akan menjumpainya sebagai seburuk-buruk kesudahan, kesudahan berupa kebinasaan, kehancuran, kenistaan, dan kehina-an. Padahal mereka sebelumnya adalah jauh lebih kuat daripada mereka (yang sekarang) dari sisi jumlah, persiapan, dan kebesaran postur tubuh, ﴾ وَ﴿ "dan" lebih kuat ﴾ وَءَاثَارٗا فِي ٱلۡأَرۡضِ ﴿ "bekas-bekas mereka di muka bumi," yang terdiri dari berbagai bangunan dan tanaman. Kekuatan bekas (peninggalan) membuktikan kekuatan para pelakunya dan menunjukkan bahwa mereka menikmatinya. ﴾ فَأَخَذَهُمُ ٱللَّهُ ﴿ "Maka Allah mengazab mereka" dengan siksaanNya ﴾ بِذُنُوبِهِمۡ ﴿ "disebabkan dosa-dosa mereka," ketika mereka tetap dan terus mela-kukannya. ﴾ إِنَّهُۥ قَوِيّٞ شَدِيدُ ٱلۡعِقَابِ ﴿ "Sesungguhnya Dia Mahakuat lagi Mahakeras hukumanNya." Maka kekuatan mereka sama sekali tidak ada gunanya sedikitpun di sisi Allah. Bahkan di antara umat yang paling besar kekuatannya adalah kaum 'Ad yang telah berkata, "Siapa di antara kita yang lebih kuat?!" Maka Allah meniupkan angin kepada mereka yang melumpuhkan kekuatan mereka. Angin itu membinasakan mereka dengan total.

    Tafsir As-Sa’di, Bahasa Indonesia v1.0.0, QuranEnc.com

    Tindakan ayat
    Buka halaman ayat 21 Periksa bacaan saya: Eksperimental
    Catatan pribadi

Baca tafsir

Surah berikutnyaFussilat (Dijelaskan)فصلت

Laporkan kesalahan

Lainnya