Ar-Risalah

الزخرف

Az-Zukhruf (Perhiasan Emas)

89 ayatMakkiyahJuz 25

Mahmud khalil al hushariyHafsh dari 'Ashim - Murattal

Pengaturan membaca

Panduan warna tajwid

Nama, contoh, dan pola garis bawah membantu mengenali kaidah selain warna. Contoh diambil dari teks Al-Qur’an yang diterbitkan.

Gunnah
وَمِمَّا2:3
Ikhfa
يُنفِقُونَ2:3
Idgam
هُدًى لِّلْمُتَّقِينَ2:2
Iklab
أَلِيمٌۢ بِمَا2:10
Qalqalah (pantulan)
رَزَقْنَـٰهُمْ2:3
Mad: 2 harakat
ٱلرَّحْمَـٰنِ1:1
Mad: 2, 4, atau 6 harakat
ٱلرَّحِيمِ1:1
Mad: 4 atau 5 harakat
بِمَآ2:4
Mad: 6 harakat
ٱلضَّآلِّينَ1:7
Hamzah wasal
ٱللَّهِ1:1
Lam syamsiah
ٱلرَّحْمَـٰنِ1:1
Huruf tidak dibaca
ٱلصَّلَوٰةَ2:3

Tajweed annotations: cpfair/quran-tajweed (CC BY 4.0), built from ReciteQuran.com and the Dar al-Maarifah tajweed masahif; offsets adapted to the current Tanzil text.

Indonesian Translation - Sabiq Company. Versi: 1.1.3. Terakhir diperbarui: 2025-06-02. QuranEnc.com

  1. 18

    أَوَمَن يُنَشَّؤُا۟ فِى ٱلْحِلْيَةِ وَهُوَ فِى ٱلْخِصَامِ غَيْرُ مُبِينٍ

    18. Dan apakah patut (menjadi anak Allah) orang yang dibesarkan menyenangi perhiasan sedang dia tidak mampu memberi alasan yang tegas dan jelas dalam pertengkaran.[782]

    Catatan kaki

    [782]. Ayat ini menjelaskan keadaan perempuan Arab pada waktu Al-Qur`ān diturunkan. Mereka tidak diberi kesempatan dalam pendidikan, sehingga kurang kecerdasannya dan hanya dijadikan senang kepada perhiasan saja. Perempuan tidak mampu bersikap tegas, garang, dan jelas menyampaikan kehendaknya untuk memperoleh kemenangan.

    Tafsir As-Sa’di (Bahasa Indonesia)

    Mencakup ayat 18

    (18) Kelima, golongan wanita memiliki kekurangan dari segi sifat, cara bicara dan penjelasan, karena itu Allah سبحانه وتعالى berfirman, ﴾ أَوَمَن يُنَشَّؤُاْ فِي ٱلۡحِلۡيَةِ ﴿ "Dan apakah patut (menjadi anak Allah), orang yang dibesarkan dalam keadaan berperhiasan," yaitu, diberi perhiasan karena kurang elok, diberi perhiasan dengan sesuatu dari luar, ﴾ وَهُوَ فِي ٱلۡخِصَامِ ﴿ "sedang dia tidak dapat memberi alasan yang terang dalam pertengkaran," yaitu pada saat pertengkaran yang mengharuskan seseorang menampakkan ucapannya, ﴾ غَيۡرُ مُبِينٖ ﴿ "yang tidak nyata," yaitu tidak diperjelas dengan hujjah dan penjelas dari apa yang terdapat dalam benaknya. Lantas bagaimana mereka menisbatkan anak perempuan pada Allah سبحانه وتعالى?

    Tafsir As-Sa’di, Bahasa Indonesia v1.0.0, QuranEnc.com

    Tindakan ayat
    Buka halaman ayat 18 Periksa bacaan saya: Eksperimental
    Catatan pribadi

Baca tafsir

Surah berikutnyaAd-Dukhaan (Kabut / Asap)الدّخان

Laporkan kesalahan

Lainnya