Ar-Risalah

الأحقاف

Al-Ahqaaf (Bukit-bukit Pasir)

35 ayatMakkiyahJuz 26

Mahmud khalil al hushariyHafsh dari 'Ashim - Murattal

Pengaturan membaca

Panduan warna tajwid

Nama, contoh, dan pola garis bawah membantu mengenali kaidah selain warna. Contoh diambil dari teks Al-Qur’an yang diterbitkan.

Gunnah
وَمِمَّا2:3
Ikhfa
يُنفِقُونَ2:3
Idgam
هُدًى لِّلْمُتَّقِينَ2:2
Iklab
أَلِيمٌۢ بِمَا2:10
Qalqalah (pantulan)
رَزَقْنَـٰهُمْ2:3
Mad: 2 harakat
ٱلرَّحْمَـٰنِ1:1
Mad: 2, 4, atau 6 harakat
ٱلرَّحِيمِ1:1
Mad: 4 atau 5 harakat
بِمَآ2:4
Mad: 6 harakat
ٱلضَّآلِّينَ1:7
Hamzah wasal
ٱللَّهِ1:1
Lam syamsiah
ٱلرَّحْمَـٰنِ1:1
Huruf tidak dibaca
ٱلصَّلَوٰةَ2:3

Tajweed annotations: cpfair/quran-tajweed (CC BY 4.0), built from ReciteQuran.com and the Dar al-Maarifah tajweed masahif; offsets adapted to the current Tanzil text.

Indonesian Translation - Sabiq Company. Versi: 1.1.3. Terakhir diperbarui: 2025-06-02. QuranEnc.com

  1. 11

    وَقَالَ ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ لِلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ لَوْ كَانَ خَيْرًا مَّا سَبَقُونَآ إِلَيْهِ ۚ وَإِذْ لَمْ يَهْتَدُوا۟ بِهِۦ فَسَيَقُولُونَ هَـٰذَآ إِفْكٌ قَدِيمٌ

    11. Dan orang-orang yang kafir berkata kepada orang-orang yang beriman, "Sekiranya Al-Qur`ān itu sesuatu yang baik, tentu mereka tiada pantas mendahului kami (beriman) kepadanya.”[803] Tetapi karena mereka tidak mendapat petunjuk dengannya, maka mereka akan berkata, "Ini adalah dusta yang lama."

    Catatan kaki

    [803]. Bahwa orang-orang kafir itu mengejek orang-orang Islam dengan mengatakan, “Sekiranya Al-Qur`ān ini benar, tentu kami lebih dahulu beriman kepadanya daripada orang-orang miskin dan lemah, seperti Bilal, `Ammar, Ṣuhaib, Habbab, dan lainnya.”

    Tafsir As-Sa’di (Bahasa Indonesia)

    Mencakup ayat 11 - 12

    (11-12) Artinya, mereka mengingkari dan menentang ke-benaran serta menolak seruan Nabi Muhammad a dengan berkata, ﴾ لَوۡ كَانَ خَيۡرٗا مَّا سَبَقُونَآ إِلَيۡهِۚ ﴿ "Kalau sekiranya ia (al-Qur`an) adalah suatu yang baik, tentulah mereka tiada mendahului kami (beriman) kepadanya." Artinya, tentu tidak didahului oleh orang-orang yang beriman dan tentu kami adalah orang-orang yang pertama mendahuluinya. Pernyataan mereka ini merupakan kepalsuan. Bukti apa yang bisa menunjukkan bahwa tanda-tanda kebenaran itu pasti didahului oleh mereka yang mendustakan, bukan orang-orang yang percaya terlebih dahulu? Apakah jiwa mereka paling bersih, akalnya paling sempurna atau apakah petunjuk berada di tangan mereka? Hanya saja perkataan yang muncul dari mulut mereka ini adalah ucapan duka cita untuk diri mereka sendiri seperti orang yang tidak mampu berbuat sesuatu kemudian mencelanya. Karena itulah Allah سبحانه وتعالى berfirman, ﴾ وَإِذۡ لَمۡ يَهۡتَدُواْ بِهِۦ فَسَيَقُولُونَ هَٰذَآ إِفۡكٞ قَدِيمٞ ﴿ "Karena mereka tidak men-dapat petunjuk dengannya, maka mereka berkata, 'Ini adalah dusta yang lama'." Artinya, penyebab yang membuat mereka melakukan hal itu adalah karena mereka tidak mendapat petunjuk al-Qur`an ini, mereka pun tidak mendapatkan karunia terbesar dan keinginan paling agung. Mereka tidak menerima al-Qur`an karena mereka berdusta, padahal al-Qur`an adalah kebenaran yang tidak ada ke-raguannya dan tidak bisa dibantah. Al-Qur`an sesuai dengan kitab samawi sebelumnya dari segi kesempurnaan dan keutamaan yaitu kitab Taurat yang diturunkan oleh Allah سبحانه وتعالى kepada, ﴾ مُوسَىٰٓ إِمَامٗا وَرَحۡمَةٗۚ ﴿ "Musa, sebagai petunjuk dan rahmat." Artinya, diteladani oleh Bani Israil dan dijadikan petunjuk sehingga mereka pun mendapatkan kebaikan dunia dan akhirat. ﴾ وَهَٰذَا ﴿ "Dan ini," yakni, al-Qur`an, ﴾ كِتَٰبٞ مُّصَدِّقٞ ﴿ "adalah kitab yang membenarkannya," yakni, membenarkan kitab-kitab sebelum-nya dan bersaksi atas kebenarannya karena sesuai dengan kitab-kitab sebelumnya. Allah menjadikannya ﴾ لِّسَانًا عَرَبِيّٗا ﴿ "dalam bahasa Arab," agar mudah dibaca dan diingat, ﴾ لِّيُنذِرَ ٱلَّذِينَ ظَلَمُواْ ﴿ "untuk mem-beri peringatan kepada orang-orang yang zhalim" terhadap diri mereka dengan kekufuran, kefasikan, dan pembangkangan bahwa jika mereka terus menerus dalam kezhaliman, maka mereka akan mendapatkan siksaan. Dan juga memberikan kabar gembira bagi orang-orang yang berbuat baik dengan menyembah sang Khaliq dan yang berguna bagi orang lain dengan pahala yang besar di dunia dan di akhirat dan diberi peringatan akan amalan-amalan yang diperingatkan dan amalan-amalan yang digembirakan.

    Tafsir As-Sa’di, Bahasa Indonesia v1.0.0, QuranEnc.com

    Tindakan ayat
    Buka halaman ayat 11 Periksa bacaan saya: Eksperimental
    Catatan pribadi

Baca tafsir

Surah berikutnyaMuhammad (Nabi Muhammad SAW)محمد

Laporkan kesalahan

Lainnya