Ar-Risalah

ق

Qaaf

45 ayatMakkiyahJuz 26

Mahmud khalil al hushariyHafsh dari 'Ashim - Murattal

Pengaturan membaca

Panduan warna tajwid

Nama, contoh, dan pola garis bawah membantu mengenali kaidah selain warna. Contoh diambil dari teks Al-Qur’an yang diterbitkan.

Gunnah
وَمِمَّا2:3
Ikhfa
يُنفِقُونَ2:3
Idgam
هُدًى لِّلْمُتَّقِينَ2:2
Iklab
أَلِيمٌۢ بِمَا2:10
Qalqalah (pantulan)
رَزَقْنَـٰهُمْ2:3
Mad: 2 harakat
ٱلرَّحْمَـٰنِ1:1
Mad: 2, 4, atau 6 harakat
ٱلرَّحِيمِ1:1
Mad: 4 atau 5 harakat
بِمَآ2:4
Mad: 6 harakat
ٱلضَّآلِّينَ1:7
Hamzah wasal
ٱللَّهِ1:1
Lam syamsiah
ٱلرَّحْمَـٰنِ1:1
Huruf tidak dibaca
ٱلصَّلَوٰةَ2:3

Tajweed annotations: cpfair/quran-tajweed (CC BY 4.0), built from ReciteQuran.com and the Dar al-Maarifah tajweed masahif; offsets adapted to the current Tanzil text.

Indonesian Translation - Sabiq Company. Versi: 1.1.3. Terakhir diperbarui: 2025-06-02. QuranEnc.com

  1. 11

    رِّزْقًا لِّلْعِبَادِ ۖ وَأَحْيَيْنَا بِهِۦ بَلْدَةً مَّيْتًا ۚ كَذَٰلِكَ ٱلْخُرُوجُ

    11. (Sebagai) rezeki bagi hamba-hamba (Kami), dan Kami hidupkan dengan (air) itu negeri yang mati (tandus). Seperti itulah terjadinya kebangkitan (dari kubur).

    Tafsir As-Sa’di (Bahasa Indonesia)

    Mencakup ayat 8 - 11

    (8-11) Allah سبحانه وتعالى secara khusus menyebutkan berbagai kebun dari berbagai manfaat tersebut, kebun yang mencakup berbagai jenis buah-buahan lezat seperti anggur, delima, lemon, apel dan jenis buah-buahan lainnya, terdapat juga pohon kurma yang tinggi, yang manfaatnya untuk waktu yang panjang, tinggi menjulang ke langit hingga tingginya tidak bisa dicapai oleh berbagai pohon lain, dari mayangnya keluar buah sebagai rizki untuk para hamba sebagai makanan, lauk dan buah yang bisa dimakan dan disimpan untuk mereka dan bintang ternak mereka. Begitu juga yang dike-luarkan oleh Allah سبحانه وتعالى melalui hujan serta pengaruhnya yang berupa sungai yang ada di permukaan bumi yang di bawahnya terdapat ﴾ وَحَبَّ ٱلۡحَصِيدِ ﴿ "biji-biji tanaman yang diketam," yang berupa gandum, jagung, beras, jewawut dan lainnya. Memandang dan merenungkan semua hal itu adalah, ﴾ تَبۡصِرَةٗ ﴿ "untuk menjadi pelajaran," yang bisa membuka mata hati orang yang diliputi kebodohan dan ﴾ وَذِكۡرَىٰ ﴿ "peringatan," yang dijadikan sebagai peringatan yang berguna di dunia dan akhirat, dijadikan sebagai peringatan terhadap berita yang disampaikan Allah سبحانه وتعالى dan RasulNya. Namun hal itu tidak berlaku bagi semua orang, ia hanya berlaku bagi, ﴾ لِكُلِّ عَبۡدٖ مُّنِيبٖ ﴿ "tiap-tiap hamba yang kembali (mengingat Allah)." Menghadap kepadaNya dengan rasa cinta, takut, pengharapan serta terkabulnya doanya. Adapun orang-orang yang mendustakan atau berpaling itu, maka ayat-ayat dan berbagai peringatan tidaklah berguna bagi orang-orang yang tidak beriman. Kesimpulannya, semua penciptaan menawan, kekuatan dan kekokohan merupakan bukti kesempurnaan Kuasa Allah سبحانه وتعالى. Semua keindahan, kerapian, keelokan bentuk serta ciptaan merupakan bukti bahwa Allah سبحانه وتعالى adalah Dzat yang paling bijaksana, Dia Maha Mengetahui segala sesuatu. Semua manfaat dan kepentingan untuk para hamba merupakan bukti kasih sayang Allah سبحانه وتعالى yang meliputi segala sesuatu, kemuliaanNya meliputi semua makhluk hidup. Semua keagungan bentuk serta rapinya peraturan merupakan bukti bahwa Allah سبحانه وتعالى adalah Maha Esa, yang tidak memiliki sekutu sama sekali, Dia-lah Dzat yang semua bentuk ibadah, ketundukan, dan kecintaan hanya ditujukan padaNya. Bumi yang dihidupkan setelah sebelumnya mati dan gersang merupakan bukti bahwa Allah سبحانه وتعالى Kuasa menghidupkan kembali orang-orang yang sudah mati, agar Allah سبحانه وتعالى bisa memberikan balasan atas mereka, karena itulah Allah سبحانه وتعالى berfirman, ﴾ وَأَحۡيَيۡنَا بِهِۦ بَلۡدَةٗ مَّيۡتٗاۚ كَذَٰلِكَ ٱلۡخُرُوجُ ﴿ "Kami hidupkan dengan air itu tanah yang mati (kering). Seperti itulah terjadinya kebangkitan (kembali nanti)." Setelah mereka diingatkan dengan berbagai tanda-tanda kekuasaan Allah سبحانه وتعالى yang ada di langit dan bumi, setelah ditakut-takuti dengan siksaan yang menimpa berbagai umat sebelumnya agar mereka tidak terus menerus mendustakan sehingga akan tertimpa sebagaimana yang pernah menimpa saudara-saudara mereka yang juga mendustakan, Allah سبحانه وتعالى berfirman,

    Tafsir As-Sa’di, Bahasa Indonesia v1.0.0, QuranEnc.com

    Tindakan ayat
    Buka halaman ayat 11 Periksa bacaan saya: Eksperimental
    Catatan pribadi

Baca tafsir

Surah berikutnyaAdz-Dzariyaat (Angin yang Menerbangkan)الذاريات

Laporkan kesalahan

Lainnya