Ar-Risalah

الحديد

Al-Hadid (Besi)

29 ayatMadaniyahJuz 27

Mahmud khalil al hushariyHafsh dari 'Ashim - Murattal

Pengaturan membaca

Panduan warna tajwid

Nama, contoh, dan pola garis bawah membantu mengenali kaidah selain warna. Contoh diambil dari teks Al-Qur’an yang diterbitkan.

Gunnah
وَمِمَّا2:3
Ikhfa
يُنفِقُونَ2:3
Idgam
هُدًى لِّلْمُتَّقِينَ2:2
Iklab
أَلِيمٌۢ بِمَا2:10
Qalqalah (pantulan)
رَزَقْنَـٰهُمْ2:3
Mad: 2 harakat
ٱلرَّحْمَـٰنِ1:1
Mad: 2, 4, atau 6 harakat
ٱلرَّحِيمِ1:1
Mad: 4 atau 5 harakat
بِمَآ2:4
Mad: 6 harakat
ٱلضَّآلِّينَ1:7
Hamzah wasal
ٱللَّهِ1:1
Lam syamsiah
ٱلرَّحْمَـٰنِ1:1
Huruf tidak dibaca
ٱلصَّلَوٰةَ2:3

Tajweed annotations: cpfair/quran-tajweed (CC BY 4.0), built from ReciteQuran.com and the Dar al-Maarifah tajweed masahif; offsets adapted to the current Tanzil text.

Indonesian Translation - Sabiq Company. Versi: 1.1.3. Terakhir diperbarui: 2025-06-02. QuranEnc.com

  1. 19

    وَٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ بِٱللَّهِ وَرُسُلِهِۦٓ أُو۟لَـٰٓئِكَ هُمُ ٱلصِّدِّيقُونَ ۖ وَٱلشُّهَدَآءُ عِندَ رَبِّهِمْ لَهُمْ أَجْرُهُمْ وَنُورُهُمْ ۖ وَٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ وَكَذَّبُوا۟ بِـَٔايَـٰتِنَآ أُو۟لَـٰٓئِكَ أَصْحَـٰبُ ٱلْجَحِيمِ

    19. Dan orang-orang yang beriman kepada Allah dan rasul-rasul-Nya, mereka itu orang-orang yang tulus hati (pecinta kebenaran) dan saksi-saksi di sisi Tuhan mereka. Mereka berhak mendapat pahala dan cahaya. Tetapi orang-orang yang kafir dan mendustakan ayat-ayat Kami, mereka itu penghuni-penghuni neraka.

    Tafsir As-Sa’di (Bahasa Indonesia)

    Mencakup ayat 19

    (19) ﴾ وَٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ بِٱللَّهِ وَرُسُلِهِۦٓ ﴿ "Dan orang-orang yang beriman kepada Allah dan RasulNya." Iman menurut Ahlussunnah sebagaimana yang ditunjukkan oleh al-Qur`an dan as-Sunnah, adalah ucapan hati dan lisan serta amalan hati, lisan dan raga. Semua itu mencakup seluruh syariat agama baik yang lahir maupun yang batin. Orang-orang yang melakukan semua hal i n i ﴾ أُوْلَٰٓئِكَ هُمُ ٱلصِّدِّيقُونَۖ ﴿ "mereka itu orang-orang yang Shiddiqin," yaitu orang yang tingkatnya di atas orang-orang Mukmin secara umum dan berada di bawah tingkatan para nabi. Firman Allah سبحانه وتعالى, ﴾ وَٱلشُّهَدَآءُ عِندَ رَبِّهِمۡ لَهُمۡ أَجۡرُهُمۡ وَنُورُهُمۡۖ ﴿ "Dan orang-orang yang menjadi saksi di sisi Rabb mereka. Bagi mereka pahala dan cahaya mereka," sebagaimana yang disebutkan dalam hadits shahih, إِنَّ فِي الْجَنَّةِ مِائَةَ دَرَجَةٍ، مَا بَيْنَ كُلِّ دَرَجَتَيْنِ كَمَا بَيْنَ السَّمَاءِ وَالْأَرْضِ، أَعَدَّهَا اللّٰهُ لِلْمُجَاهِدِيْنَ فِيْ سَبِيْلِ اللّٰهِ. "Sesungguhnya di dalam surga terdapat seratus tingkat, jarak antara masing-masing tingkatan sejauh antara langit dan bumi, yang disediakan Allah untuk orang-orang yang berjihad di jalanNya." Hadits ini menunjukkan tingginya tempat mereka serta de-katnya mereka dengan Allah سبحانه وتعالى. ﴾ وَٱلَّذِينَ كَفَرُواْ وَكَذَّبُواْ بِـَٔايَٰتِنَآ أُوْلَٰٓئِكَ أَصۡحَٰبُ ٱلۡجَحِيمِ ﴿ "Dan (sedangkan) orang-orang yang kafir dan mendustakan ayat-ayat Kami, mereka itulah peng-huni-penghuni neraka." Ayat-ayat ini merangkum tingkatan-tingkatan manusia yaitu; orang-orang yang gemar bersedekah, orang-orang yang membenar-kan, para syuhada dan para penghuni Neraka Jahim. Orang-orang yang gemar bersedekah, amal terbesar mereka adalah berbuat baik terhadap sesama serta mencurahkan segala sesuatu yang berguna bagi mereka, khususnya dalam membelanjakan harta di jalan Allah سبحانه وتعالى. Sedangkan orang-orang yang benar (shiddiqun) adalah mereka yang menyempurnakan tingkatan-tingkatan iman, amal shalih, ilmu yang berguna dan keyakinan tulus. Para syuhada adalah mereka yang berjuang di jalan Allah سبحانه وتعالى untuk menjunjung tinggi kalimat Allah سبحانه وتعالى, mereka mencurahkan harta dan jiwa raga untuk berperang. Dan para penghuni Neraka Jahim itu adalah orang-orang kafir yang mendustakan ayat-ayat Allah سبحانه وتعالى. Masih ada lagi satu golongan yang disebutkan Allah سبحانه وتعالى dalam surat Fathir, yaitu para muqtashidun, yaitu mereka yang menunaikan kewajiban-ke-wajiban dan menjauhi semua yang diharamkan, hanya saja mereka melakukan beberapa kekurangan dalam menunaikan hak-hak Allah سبحانه وتعالى dan hak-hak sesama manusia. Tempat kembali tingkatan ini adalah surga meski ada di antara mereka yang mendapatkan hukuman terlebih dahulu sebagai balasan atas sebagian amal per-buatannya (yang buruk).

    Tafsir As-Sa’di, Bahasa Indonesia v1.0.0, QuranEnc.com

    Tindakan ayat
    Buka halaman ayat 19 Periksa bacaan saya: Eksperimental
    Catatan pribadi

Baca tafsir

Surah berikutnyaAl-Mujadilah (Perempuan yang Merayu)المجادلة

Laporkan kesalahan

Lainnya