Ar-Risalah

الأنعام

Al-An’aam (Binatang Ternakan)

165 ayatMakkiyahJuz 7

Mahmud khalil al hushariyHafsh dari 'Ashim - Murattal

Pengaturan membaca

Panduan warna tajwid

Nama, contoh, dan pola garis bawah membantu mengenali kaidah selain warna. Contoh diambil dari teks Al-Qur’an yang diterbitkan.

Gunnah
وَمِمَّا2:3
Ikhfa
يُنفِقُونَ2:3
Idgam
هُدًى لِّلْمُتَّقِينَ2:2
Iklab
أَلِيمٌۢ بِمَا2:10
Qalqalah (pantulan)
رَزَقْنَـٰهُمْ2:3
Mad: 2 harakat
ٱلرَّحْمَـٰنِ1:1
Mad: 2, 4, atau 6 harakat
ٱلرَّحِيمِ1:1
Mad: 4 atau 5 harakat
بِمَآ2:4
Mad: 6 harakat
ٱلضَّآلِّينَ1:7
Hamzah wasal
ٱللَّهِ1:1
Lam syamsiah
ٱلرَّحْمَـٰنِ1:1
Huruf tidak dibaca
ٱلصَّلَوٰةَ2:3

Tajweed annotations: cpfair/quran-tajweed (CC BY 4.0), built from ReciteQuran.com and the Dar al-Maarifah tajweed masahif; offsets adapted to the current Tanzil text.

Indonesian Translation - Sabiq Company. Versi: 1.1.3. Terakhir diperbarui: 2025-06-02. QuranEnc.com

  1. 109

    وَأَقْسَمُوا۟ بِٱللَّهِ جَهْدَ أَيْمَـٰنِهِمْ لَئِن جَآءَتْهُمْ ءَايَةٌ لَّيُؤْمِنُنَّ بِهَا ۚ قُلْ إِنَّمَا ٱلْـَٔايَـٰتُ عِندَ ٱللَّهِ ۖ وَمَا يُشْعِرُكُمْ أَنَّهَآ إِذَا جَآءَتْ لَا يُؤْمِنُونَ

    109. Dan mereka bersumpah atas nama Allah dengan segala kesungguhan, bahwa jika datang suatu mukjizat kepada mereka, pastilah mereka akan beriman kepada-Nya. Katakanlah, “Mukjizat-mukjizat itu hanya ada pada sisi Allah.” Dan tahukah kamu, bahwa apabila mukjizat (ayat-ayat) datang, mereka tidak juga akan beriman.[322]

    Catatan kaki

    [322]. Orang musyrik bersumpah bahwa kalau datang dari Allah mukjizat mereka akan beriman, karena itu orang mukmin mengharap kepada nabi agar Allah menurunkan mukjizat yang dimaksud. Maka Allah menolak pengharapan orang-orang mukmin itu dengan ayat ini.

    Tafsir As-Sa’di (Bahasa Indonesia)

    Mencakup ayat 109

    (109) Orang-orang musyrik yang mendustakan Rasul Muhammad bersumpah ﴾ بِٱللَّهِ جَهۡدَ أَيۡمَٰنِهِمۡ ﴿ "dengan Nama Allah dengan segala kesungguhan." Maksudnya, sumpah yang mereka tegaskan dan mereka tekankan, ﴾ لَئِن جَآءَتۡهُمۡ ءَايَةٞ ﴿ "sungguh jika datang kepada me-reka sesuatu mukjizat," yang menunjukkan kebenaran Muhammad, ﴾ لَّيُؤۡمِنُنَّ بِهَاۚ ﴿ "pastilah mereka beriman kepadaNya." Ucapan yang mereka katakan ini tidak bertujuan baik, akan tetapi tujuannya hanyalah menyangkal bantahan yang ditujukan kepada mereka dan menolak apa yang dibawa oleh Rasul dengan pasti, Allah telah mendukung RasulNya dengan mukjizat-mukjizat yang jelas dan dalil yang kuat di mana jika ia dilihat, maka tidak tersisa sedikit pun syubhat dan persoalan tentang kebenaran sesuatu yang dibawanya. Permintaan mereka terhadap mukjizat setelah itu hanyalah permintaan yang menyusahkan yang tidak perlu dipenuhi. Bahkan terkadang pelarangan untuk menjawab pertanyaan mereka adalah lebih banyak kemaslahatannya bagimu karena sunnatullah yang berlaku pada manusia adalah bahwa orang-orang yang menuntut turunnya mukjizat kepada Rasul-rasul mereka, apabila ia diturun-kan lalu mereka tidak beriman kepadanya, maka Allah menyege-rakan azab kepada mereka. Oleh karena itu Allah berfirman,﴾ قُلۡ إِنَّمَا ٱلۡأٓيَٰتُ عِندَ ٱللَّهِۖ ﴿ "Katakanlah, 'Sesungguhnya mukjizat-mukjizat itu hanya berada di sisi Allah'." Maksudnya, Allah-lah yang menurunkannya jika Dia berkehendak, dan menahannya jika Dia berkehendak. Urusannya sedikit pun bukanlah di tanganku, tuntutanmu kepa-daku terhadap mukjizat bukanlah pada tempatnya. Tuntutan ter-hadap apa yang tidak aku miliki. Seharusnya tuntutan tersebut ditujukan untuk meminta penjelasan ayat yang aku sampaikan kepadamu dan tuntutan penjelasan tentang pembenarannya. Itu telah terjadi. Walaupun begitu tidak bisa dipastikan bahwa sean-dainya mukjizat itu turun, mereka akan beriman dan memperca- yainya. Justru pada umumnya orang yang keadaannya begini malah tidak beriman. Oleh karena itu, Dia berfirman, ﴾ وَمَا يُشۡعِرُكُمۡ أَنَّهَآ إِذَا جَآءَتۡ لَا يُؤۡمِنُونَ ﴿ "Dan apakah yang memberitahukan kepadamu bahwa apabila mukjizat datang mereka tidak akan beriman?"

    Tafsir As-Sa’di, Bahasa Indonesia v1.0.0, QuranEnc.com

    Tindakan ayat
    Buka halaman ayat 109 Periksa bacaan saya: Eksperimental
    Catatan pribadi

Baca tafsir

Surah berikutnyaAl-A’raaf (Tempat Tertinggi)الأعراف

Laporkan kesalahan

Lainnya