الأنعام
Al-An’aam (Binatang Ternakan)
Mahmud khalil al hushariyHafsh dari 'Ashim - Murattal
Pengaturan membaca
Indonesian Translation - Sabiq Company. Versi: 1.1.3. Terakhir diperbarui: 2025-06-02. QuranEnc.com
- 20
ٱلَّذِينَ ءَاتَيْنَـٰهُمُ ٱلْكِتَـٰبَ يَعْرِفُونَهُۥ كَمَا يَعْرِفُونَ أَبْنَآءَهُمُ ۘ ٱلَّذِينَ خَسِرُوٓا۟ أَنفُسَهُمْ فَهُمْ لَا يُؤْمِنُونَ
20. Orang-orang yang telah Kami berikan kitab kepadanya, mereka mengenalnya (Muhammad) seperti mereka mengenal anak-anaknya sendiri. Orang-orang yang merugikan dirinya, mereka itu tidak beriman (kepada Allah).
Tafsir As-Sa’di (Bahasa Indonesia)
Mencakup ayat 20
(20) Manakala Allah menjelaskan persaksianNya, persak-sian RasulNya atas tauhid, dan persaksian kaum musyrikin yang tidak memiliki ilmu atas kesyirikannya, Dia menyebutkan bahwa Ahli Kitab, Yahudi, dan Nasrani, ﴾ يَعۡرِفُونَهُۥ ﴿ "mereka mengenalnya," yakni mengenal kebenaran tauhid, ﴾ كَمَا يَعۡرِفُونَ أَبۡنَآءَهُمُۘ ﴿ "seperti mereka mengenal anak-anaknya sendiri." Maksudnya, tidak ada keraguan dalam diri mereka kepadanya sebagaimana mereka mengenal anak-anak mereka dengan baik khususnya anak-anak yang selalu dekat dengan orang tuanya. Ada kemungkinan bahwa kata ganti di sini kembali kepada Rasulullah, Muhammad ﷺ. Ahli kitab mengetahui dengan jelas kebenaran kerasulannya, mereka tidak meragukannya, karena mereka mengetahui berita-berita gembira tentang kedatangannya dan sifat-sifatnya yang se-suai dengannya yang tidak cocok untuk selainnya. Kedua makna ini saling terkait satu dengan yang lain. FirmanNya, ﴾ ٱلَّذِينَ خَسِرُوٓاْ أَنفُسَهُمۡ ﴿ "Orang-orang yang merugikan di-rinya," maksudnya, menyia-nyiakan apa yang diciptakan untuk-nya berupa iman dan tauhid, dan melepaskan kemuliaan dari Allah Yang Mahamulia lagi Mahakaya, ﴾ فَهُمۡ لَا يُؤۡمِنُونَ ﴿ "maka mereka itu tidak beriman (kepada Allah)." Jika mereka tidak memiliki iman, maka jangan bertanya tentang kerugian dan keburukan yang ter-jadi pada mereka.
Tindakan ayat