Ar-Risalah

الأنعام

Al-An’aam (Binatang Ternakan)

165 ayatMakkiyahJuz 7

Mahmud khalil al hushariyHafsh dari 'Ashim - Murattal

Pengaturan membaca

Panduan warna tajwid

Nama, contoh, dan pola garis bawah membantu mengenali kaidah selain warna. Contoh diambil dari teks Al-Qur’an yang diterbitkan.

Gunnah
وَمِمَّا2:3
Ikhfa
يُنفِقُونَ2:3
Idgam
هُدًى لِّلْمُتَّقِينَ2:2
Iklab
أَلِيمٌۢ بِمَا2:10
Qalqalah (pantulan)
رَزَقْنَـٰهُمْ2:3
Mad: 2 harakat
ٱلرَّحْمَـٰنِ1:1
Mad: 2, 4, atau 6 harakat
ٱلرَّحِيمِ1:1
Mad: 4 atau 5 harakat
بِمَآ2:4
Mad: 6 harakat
ٱلضَّآلِّينَ1:7
Hamzah wasal
ٱللَّهِ1:1
Lam syamsiah
ٱلرَّحْمَـٰنِ1:1
Huruf tidak dibaca
ٱلصَّلَوٰةَ2:3

Tajweed annotations: cpfair/quran-tajweed (CC BY 4.0), built from ReciteQuran.com and the Dar al-Maarifah tajweed masahif; offsets adapted to the current Tanzil text.

Indonesian Translation - Sabiq Company. Versi: 1.1.3. Terakhir diperbarui: 2025-06-02. QuranEnc.com

  1. 91

    وَمَا قَدَرُوا۟ ٱللَّهَ حَقَّ قَدْرِهِۦٓ إِذْ قَالُوا۟ مَآ أَنزَلَ ٱللَّهُ عَلَىٰ بَشَرٍ مِّن شَىْءٍ ۗ قُلْ مَنْ أَنزَلَ ٱلْكِتَـٰبَ ٱلَّذِى جَآءَ بِهِۦ مُوسَىٰ نُورًا وَهُدًى لِّلنَّاسِ ۖ تَجْعَلُونَهُۥ قَرَاطِيسَ تُبْدُونَهَا وَتُخْفُونَ كَثِيرًا ۖ وَعُلِّمْتُم مَّا لَمْ تَعْلَمُوٓا۟ أَنتُمْ وَلَآ ءَابَآؤُكُمْ ۖ قُلِ ٱللَّهُ ۖ ثُمَّ ذَرْهُمْ فِى خَوْضِهِمْ يَلْعَبُونَ

    91. Mereka tidak mengagungkan Allah sebagaimana mestinya ketika mereka berkata, “Allah tidak menurunkan sesuatu pun kepada manusia.” Katakanlah (Muhammad), “Siapakah yang menurunkan kitab (Taurat) yang dibawa Musa sebagai cahaya dan petunjuk bagi manusia, kamu jadikan Kitab itu lembaran-lembaran kertas yang bercerai-berai, kamu memperlihatkan (sebagiannya) dan banyak yang kamu sembunyikan, padahal telah diajarkan kepadamu apa yang tidak diketahui, baik olehmu maupun oleh nenek moyangmu.” Katakanlah, “Allah-lah (yang menurunkannya),” kemudian (setelah itu), biarkanlah mereka bermain-main dalam kesesatannya.[318]

    Catatan kaki

    [318]. Sebagai sindiran kepada mereka seakan-akan mereka dipandang sebagai kanak-kanak yang belum berakal.

    Tafsir As-Sa’di (Bahasa Indonesia)

    Mencakup ayat 91

    (91) Ini adalah celaan terhadap orang-orang Yahudi dan orang-orang musyrik yang mengingkari kerasulan, dan mereka mengklaim bahwa Allah tidak menurunkan sesuatu pun kepada manusia. Barangsiapa mengucapkan itu, maka mereka tidak meng-hormati, dan tidak mengagungkan Allah dengan yang semestinya, karena ini adalah celaan kepada hikmahNya, dan klaim buruk bahwa Dia membiarkan hamba-hambaNya begitu saja tanpa di-perintah dan dilarang, dan merupakan penafian terhadap nikmat terbesar yang diberikan oleh Allah kepada hambaNya. Ia adalah risalah di mana tidak ada jalan bagi hamba untuk mendapatkan kebahagiaan, kemuliaan, dan keberuntungan kecuali dengannya. Adakah celaan kepada Allah yang lebih besar dari ini? ﴾ قُلۡ ﴿ "Katakanlah," kepada mereka dengan (perkataan) yang memastikan rusaknya pendapat mereka, tetapkanlah dengan se-suatu yang diakui oleh mereka, ﴾ مَنۡ أَنزَلَ ٱلۡكِتَٰبَ ٱلَّذِي جَآءَ بِهِۦ مُوسَىٰ ﴿ "Siapakah yang menurunkan kitab yang dibawa oleh Musa," yaitu Taurat yang besar ﴾ نُورٗا ﴿ "sebagai cahaya" dalam kegelapan kebodohan, ﴾ وَهُدٗى ﴿ "dan petunjuk" dari kesesatan, petunjuk kepada jalan yang lurus sesuai ilmu dan amal. Ia adalah kitab yang terkenal dan tersebar, namanya memenuhi hati dan pendengaran sehingga mereka menulisnya di atas kertas dan mengubahnya sesuai dengan yang mereka inginkan, apa yang sesuai dengan keinginan mereka, maka mereka menampakkannya dan apa yang tidak, maka mereka me-nyembunyikannya, dan itu banyak. ﴾ وَعُلِّمۡتُم ﴿ "Padahal telah diajarkan kepadamu" ilmu-ilmu dengan kitab yang agung itu, ﴾ مَّا لَمۡ تَعۡلَمُوٓاْ أَنتُمۡ وَلَآ ءَابَآؤُكُمۡۖ ﴿ "apa yang kamu dan bapak-bapak kamu tidak mengetahui(nya)?" Jika kamu tanyakan kepada mereka siapa yang menurunkan kitab dengan kriteria-kriteria ini, maka jawablah pertanyaan ini dan ﴾ قُلِ ٱللَّهُۖ ﴿ "Katakanlah, 'Allah-lah'," yang menurunkannya. Pada saat itu kebenaran menjadi jelas dan terang seperti matahari, dan hujjah pun tegak atas mereka. ﴾ ثُمَّ ﴿ "Kemudian (sesudah kamu menyam-paikan al-Qur`an kepada mereka)," jika kamu telah melazimkan mereka menerima, ﴾ ذَرۡهُمۡ فِي خَوۡضِهِمۡ يَلۡعَبُونَ ﴿ "biarkanlah mereka bermain-main dalam kesesatannya." Maksudnya, biarkanlah mereka tenggelam dalam kebatilan dan bermain-main dengan (hal-hal) yang tiada berguna sampai mereka bertemu hari yang dijanjikan.

    Tafsir As-Sa’di, Bahasa Indonesia v1.0.0, QuranEnc.com

    Tindakan ayat
    Buka halaman ayat 91 Periksa bacaan saya: Eksperimental
    Catatan pribadi

Baca tafsir

Surah berikutnyaAl-A’raaf (Tempat Tertinggi)الأعراف

Laporkan kesalahan

Lainnya