Ar-Risalah

الأنعام

Al-An’aam (Binatang Ternakan)

165 ayatMakkiyahJuz 7

Mahmud khalil al hushariyHafsh dari 'Ashim - Murattal

Pengaturan membaca

Panduan warna tajwid

Nama, contoh, dan pola garis bawah membantu mengenali kaidah selain warna. Contoh diambil dari teks Al-Qur’an yang diterbitkan.

Gunnah
وَمِمَّا2:3
Ikhfa
يُنفِقُونَ2:3
Idgam
هُدًى لِّلْمُتَّقِينَ2:2
Iklab
أَلِيمٌۢ بِمَا2:10
Qalqalah (pantulan)
رَزَقْنَـٰهُمْ2:3
Mad: 2 harakat
ٱلرَّحْمَـٰنِ1:1
Mad: 2, 4, atau 6 harakat
ٱلرَّحِيمِ1:1
Mad: 4 atau 5 harakat
بِمَآ2:4
Mad: 6 harakat
ٱلضَّآلِّينَ1:7
Hamzah wasal
ٱللَّهِ1:1
Lam syamsiah
ٱلرَّحْمَـٰنِ1:1
Huruf tidak dibaca
ٱلصَّلَوٰةَ2:3

Tajweed annotations: cpfair/quran-tajweed (CC BY 4.0), built from ReciteQuran.com and the Dar al-Maarifah tajweed masahif; offsets adapted to the current Tanzil text.

Indonesian Translation - Sabiq Company. Versi: 1.1.3. Terakhir diperbarui: 2025-06-02. QuranEnc.com

  1. 98

    وَهُوَ ٱلَّذِىٓ أَنشَأَكُم مِّن نَّفْسٍ وَٰحِدَةٍ فَمُسْتَقَرٌّ وَمُسْتَوْدَعٌ ۗ قَدْ فَصَّلْنَا ٱلْـَٔايَـٰتِ لِقَوْمٍ يَفْقَهُونَ

    98. Dan Dialah yang menciptakan kamu dari diri yang satu (Adam), maka (bagimu) ada tempat menetap dan tempat simpanan.[319] Sesungguhnya telah Kami jelaskan tanda-tanda (kebesaran Kami) kepada orang-orang yang mengetahui.

    Catatan kaki

    [319]. Di antara mufassir ada yang berpendapat bahwa yang dimaksud “tempat menetap” ialah tulang sulbi bapak dan “tempat simpanan” ialah rahim ibu. Dan ada pula yang berpendapat bahwa tempat menetap ialah di atas bumi waktu manusia masih hidup dan tempat simpanan ialah di dalam bumi (kubur) waktu manusia telah mati.

    Tafsir As-Sa’di (Bahasa Indonesia)

    Mencakup ayat 98

    (98) ﴾ وَهُوَ ٱلَّذِيٓ أَنشَأَكُم مِّن نَّفۡسٖ وَٰحِدَةٖ ﴿ "Dan Dia-lah yang menciptakan kamu dari diri yang satu." Yaitu Adam, Allah menciptakan bangsa manusia yang memenuhi bumi adalah berasal darinya dan mereka terus bertambah dan berkembang dengan perangai, bentuk pencip-taan, dan karakter yang berbeda-beda, sehingga sulit untuk dipa-parkan dan dijelaskan. Allah menjadikan untuk mereka tempat kembali, yakni akhir hidup mereka dan tujuan di mana mereka nanti akan digiring ke sana yaitu alam akhirat yang tidak ada lagi alam sesudahnya dan tidak ada waktu akhir sesudahnya, sedang-kan alam ini di mana makhluk diciptakan untuk tinggal di dalam-nya, maka mereka diciptakan di dunia agar berusaha memperoleh sarana-sarananya, di mana dia tumbuh dan berkembang dengannya. Allah menitipkan mereka di tulang punggung (sulbi) bapak mereka dan rahim ibu mereka kemudian ke alam dunia dan akhirnya alam Barzakh. Semua itu hanyalah sementara, tidak menetap dan kekal, akan tetapi dia berpindah darinya, sehingga sampai ke alam yang menjadi tempat tinggal permanen. Adapun dunia ini, maka ia ha-nyalah tempat berlalu dan simpanan. ﴾ قَدۡ فَصَّلۡنَا ٱلۡأٓيَٰتِ لِقَوۡمٖ يَفۡقَهُونَ ﴿ "Sung-guh telah Kami jelaskan tanda-tanda kebesaran Kami kepada orang-orang yang mengetahui" tentang ayat-ayatNya dan memahami hujjah-hujjah dan keterangan-keteranganNya.

    Tafsir As-Sa’di, Bahasa Indonesia v1.0.0, QuranEnc.com

    Tindakan ayat
    Buka halaman ayat 98 Periksa bacaan saya: Eksperimental
    Catatan pribadi

Baca tafsir

Surah berikutnyaAl-A’raaf (Tempat Tertinggi)الأعراف

Laporkan kesalahan

Lainnya