Ar-Risalah

الحاقة

Al-Haaqqah (Keadaan Sebenar / Hari Kiamat)

52 ayatMakkiyahJuz 29

Mahmud khalil al hushariyHafsh dari 'Ashim - Murattal

Pengaturan membaca

Panduan warna tajwid

Nama, contoh, dan pola garis bawah membantu mengenali kaidah selain warna. Contoh diambil dari teks Al-Qur’an yang diterbitkan.

Gunnah
وَمِمَّا2:3
Ikhfa
يُنفِقُونَ2:3
Idgam
هُدًى لِّلْمُتَّقِينَ2:2
Iklab
أَلِيمٌۢ بِمَا2:10
Qalqalah (pantulan)
رَزَقْنَـٰهُمْ2:3
Mad: 2 harakat
ٱلرَّحْمَـٰنِ1:1
Mad: 2, 4, atau 6 harakat
ٱلرَّحِيمِ1:1
Mad: 4 atau 5 harakat
بِمَآ2:4
Mad: 6 harakat
ٱلضَّآلِّينَ1:7
Hamzah wasal
ٱللَّهِ1:1
Lam syamsiah
ٱلرَّحْمَـٰنِ1:1
Huruf tidak dibaca
ٱلصَّلَوٰةَ2:3

Tajweed annotations: cpfair/quran-tajweed (CC BY 4.0), built from ReciteQuran.com and the Dar al-Maarifah tajweed masahif; offsets adapted to the current Tanzil text.

Indonesian Translation - Sabiq Company. Versi: 1.1.3. Terakhir diperbarui: 2025-06-02. QuranEnc.com

  1. 9

    وَجَآءَ فِرْعَوْنُ وَمَن قَبْلَهُۥ وَٱلْمُؤْتَفِكَـٰتُ بِٱلْخَاطِئَةِ

    9. Kemudian datang Fir'aun dan orang-orang yang sebelumnya dan (penduduk) negeri-negeri yang dijungkirbalikkan karena kesalahan yang besar.[858]

    Catatan kaki

    [858]. Umat-umat dahulu yang mengingkari nabi-nabi seperti kaum Salih, kaum Syu'aib dan lain-lain dan negeri-negeri yang dijungkirbalikkan ialah negeri-negeri kaum Luṭ. Sedangkan kesalahan yang dilakukan mereka ialah mendustakan para rasul.

    Tafsir As-Sa’di (Bahasa Indonesia)

    Mencakup ayat 9 - 10

    (9-10) Maksudnya, begitu juga dengan selain kedua umat pembangkang tadi, yaitu 'Ad dan Tsamud, masih banyak lagi umat yang melampaui batas dan membangkang, seperti raja Mesir (Fir'aun) yang didatangi oleh rasul Allah سبحانه وتعالى, Nabi Musa bin Imran عليه السلام. Nabi Musa عليه السلام memberitahukan tanda-tanda kebesaran yang jelas padanya, namun mereka tidak meyakini kebenaran itu, justru membangkang dan kufur secara zhalim dan sombong. Sebelum mereka ada, ﴾ وَٱلۡمُؤۡتَفِكَٰتُ ﴿ "(penduduk) negeri yang dijungkirbalikkan," yaitu negeri kaum Luth a, seluruhnya melakukan ﴾ بِٱلۡخَاطِئَةِ ﴿ "kesa-lahan yang besar," yakni, melakukan perbuatan yang melampaui batas; kekufuran, pendustaan, kezhaliman, pembangkangan yang disertai dengan berbagai kemaksiatan dan kefasikan. ﴾ فَعَصَوۡاْ رَسُولَ رَبِّهِمۡ ﴿ "Maka (masing-masing) mereka mendurhakai rasul Rabb mereka," ini adalah isim jenis (kata benda umum) yang maksudnya, mereka semua mendustakan rasul yang diutus Allah سبحانه وتعالى pada mereka, kemu-dian mereka semua disiksa oleh Allah سبحانه وتعالى ﴾ أَخۡذَةٗ رَّابِيَةً ﴿ "dengan siksaan yang sangat keras," yakni, siksaan yang melebihi batas dan ukuran yang membinasakan mereka.

    Tafsir As-Sa’di, Bahasa Indonesia v1.0.0, QuranEnc.com

    Tindakan ayat
    Buka halaman ayat 9 Periksa bacaan saya: Eksperimental
    Catatan pribadi

Baca tafsir

Surah berikutnyaAl-Ma’arij (Tempat-tempat Naik)المعارج

Laporkan kesalahan

Lainnya