Ar-Risalah

الأعراف

Al-A’raaf (Tempat Tertinggi)

206 ayatMakkiyahJuz 8

Mahmud khalil al hushariyHafsh dari 'Ashim - Murattal

Pengaturan membaca

Panduan warna tajwid

Nama, contoh, dan pola garis bawah membantu mengenali kaidah selain warna. Contoh diambil dari teks Al-Qur’an yang diterbitkan.

Gunnah
وَمِمَّا2:3
Ikhfa
يُنفِقُونَ2:3
Idgam
هُدًى لِّلْمُتَّقِينَ2:2
Iklab
أَلِيمٌۢ بِمَا2:10
Qalqalah (pantulan)
رَزَقْنَـٰهُمْ2:3
Mad: 2 harakat
ٱلرَّحْمَـٰنِ1:1
Mad: 2, 4, atau 6 harakat
ٱلرَّحِيمِ1:1
Mad: 4 atau 5 harakat
بِمَآ2:4
Mad: 6 harakat
ٱلضَّآلِّينَ1:7
Hamzah wasal
ٱللَّهِ1:1
Lam syamsiah
ٱلرَّحْمَـٰنِ1:1
Huruf tidak dibaca
ٱلصَّلَوٰةَ2:3

Tajweed annotations: cpfair/quran-tajweed (CC BY 4.0), built from ReciteQuran.com and the Dar al-Maarifah tajweed masahif; offsets adapted to the current Tanzil text.

Indonesian Translation - Sabiq Company. Versi: 1.1.3. Terakhir diperbarui: 2025-06-02. QuranEnc.com

  1. 206

    إِنَّ ٱلَّذِينَ عِندَ رَبِّكَ لَا يَسْتَكْبِرُونَ عَنْ عِبَادَتِهِۦ وَيُسَبِّحُونَهُۥ وَلَهُۥ يَسْجُدُونَ ۩

    206. Sesungguhnya orang-orang yang ada di sisi Tuhanmu tidak merasa enggan untuk menyembah Allah dan mereka menyucikan-Nya dan hanya kepada-Nya mereka bersujud.[356]

    Catatan kaki

    [356]. Ini salah satu ayat sajdah yang disunatkan kita bersujud setelah pembacaannya atau mendengarnya baik di dalam salat maupun di luar salat. Sujud ini dinamakan sujud tilawah.

    Tafsir As-Sa’di (Bahasa Indonesia)

    Mencakup ayat 206

    (206) Kemudian Allah تعالى menyebutkan bahwa Dia memi-liki hamba-hamba yang selalu beribadah kepadaNya dan melaya-niNya, yaitu para malaikat. Ketahuilah bahwa Allah tidak ingin memperkaya diri dengan ibadahmu karena kemiskinan dan tidak pula memuliakan diri dari kehinaan. Akan tetapi Dia ingin mem-berimu manfaat dan agar kamu beruntung dengan keberuntungan yang berlipat ganda atas apa yang kamu kerjakan. Dia berfirman, ﴾ إِنَّ ٱلَّذِينَ عِندَ رَبِّكَ ﴿ "Sesungguhnya malaikat-malaikat yang ada di sisi Rabb-mu", para malaikat yang dekat dan para pengusung Arasy yang setia, ﴾ لَا يَسۡتَكۡبِرُونَ عَنۡ عِبَادَتِهِۦ ﴿ "tidaklah merasa enggan menyembah Allah." Bahkan mereka menundukkan diri kepadaNya dan menaati segala perintah Rabb mereka. ﴾ وَيُسَبِّحُونَهُۥ ﴿ "dan mereka mentasbihkanNya", di siang dan malam hari tiada henti. ﴾ وَلَهُۥ ﴿ "dan hanya kepadaNya-lah", semata tanpa sekutu bagiNya, ﴾ يَسۡجُدُونَۤ۩ ﴿ "mereka bersujud." Maka hendaknya para hamba meneladani para malaikat yang mulia itu. Hendaknya mereka menyembah Maha Raja Yang Maha Mengeta-hui secara terus menerus.

    Tafsir As-Sa’di, Bahasa Indonesia v1.0.0, QuranEnc.com

    Tindakan ayat
    Buka halaman ayat 206 Periksa bacaan saya: Eksperimental
    Catatan pribadi

Baca tafsir

Surah berikutnyaAl-Anfaal (Rampasan Perang)الأنفال

Laporkan kesalahan

Lainnya