Ar-Risalah

الأعراف

Al-A’raaf (Tempat Tertinggi)

206 ayatMakkiyahJuz 8

Mahmud khalil al hushariyHafsh dari 'Ashim - Murattal

Pengaturan membaca

Panduan warna tajwid

Nama, contoh, dan pola garis bawah membantu mengenali kaidah selain warna. Contoh diambil dari teks Al-Qur’an yang diterbitkan.

Gunnah
وَمِمَّا2:3
Ikhfa
يُنفِقُونَ2:3
Idgam
هُدًى لِّلْمُتَّقِينَ2:2
Iklab
أَلِيمٌۢ بِمَا2:10
Qalqalah (pantulan)
رَزَقْنَـٰهُمْ2:3
Mad: 2 harakat
ٱلرَّحْمَـٰنِ1:1
Mad: 2, 4, atau 6 harakat
ٱلرَّحِيمِ1:1
Mad: 4 atau 5 harakat
بِمَآ2:4
Mad: 6 harakat
ٱلضَّآلِّينَ1:7
Hamzah wasal
ٱللَّهِ1:1
Lam syamsiah
ٱلرَّحْمَـٰنِ1:1
Huruf tidak dibaca
ٱلصَّلَوٰةَ2:3

Tajweed annotations: cpfair/quran-tajweed (CC BY 4.0), built from ReciteQuran.com and the Dar al-Maarifah tajweed masahif; offsets adapted to the current Tanzil text.

Indonesian Translation - Sabiq Company. Versi: 1.1.3. Terakhir diperbarui: 2025-06-02. QuranEnc.com

  1. 29

    قُلْ أَمَرَ رَبِّى بِٱلْقِسْطِ ۖ وَأَقِيمُوا۟ وُجُوهَكُمْ عِندَ كُلِّ مَسْجِدٍ وَٱدْعُوهُ مُخْلِصِينَ لَهُ ٱلدِّينَ ۚ كَمَا بَدَأَكُمْ تَعُودُونَ

    29. Katakanlah, “Tuhanku menyuruhku berlaku adil. Hadapkanlah wajah kamu (kepada Allah) pada setiap salat, dan sembahlah Dia dengan mengikhlaskan ibadah semata-mata hanya kepada-Nya. Kamu akan dikembalikan kepadanya sebagaimana kamu diciptakan semula.”

    Tafsir As-Sa’di (Bahasa Indonesia)

    Mencakup ayat 29

    (29) Kemudian Allah menyebutkan apa yang diperintah-kanNya, ﴾ قُلۡ أَمَرَ رَبِّي بِٱلۡقِسۡطِۖ ﴿ "Katakanlah, 'Rabbku menyuruh menjalankan keadilan." Adil dalam ibadah dan muamalat, bukan dengan kezha-liman dan kesewenang-wenangan. ﴾ وَأَقِيمُواْ وُجُوهَكُمۡ عِندَ كُلِّ مَسۡجِدٖ ﴿ "Dan (katakanlah), 'Luruskanlah muka (diri)mu di setiap shalat." Yakni menghadaplah kepada Allah, ber-sungguh-sungguhlah dalam menyempurnakan ibadah, khususnya shalat. Tegakkanlah ia lahir dan batin. Bersihkan ia dari segala yang mengurangi dan merusaknya. ﴾ وَٱدۡعُوهُ مُخۡلِصِينَ لَهُ ٱلدِّينَۚ ﴿ "Dan berdoalah (sembahlah) Allah dengan mengikhlaskan ketaatanmu kepadaNya." Yakni, bertujuan dengan itu WajahNya semata, tidak ada sekutu bagiNya. Doa di sini mencakup doa permohonan dan doa ibadah, yakni janganlah kamu mencari tujuan dan sasaran dalam doamu selain penghambaan kepada Allah dan ridhaNya. ﴾ كَمَا بَدَأَكُمۡ ﴿ "Sebagaimana Dia telah menciptakan kamu", pada per-mulaan. ﴾ تَعُودُونَ ﴿ "(Demikian pulalah) kamu akan kembali kepadaNya," de-ngan dibangkitkan. Yang mampu menciptakanmu pertama kali pasti mampu mengembalikannya, bahkan lebih mudah daripada menciptakan pertama kali.

    Tafsir As-Sa’di, Bahasa Indonesia v1.0.0, QuranEnc.com

    Tindakan ayat
    Buka halaman ayat 29 Periksa bacaan saya: Eksperimental
    Catatan pribadi

Baca tafsir

Surah berikutnyaAl-Anfaal (Rampasan Perang)الأنفال

Laporkan kesalahan

Lainnya