Ar-Risalah

الأعراف

Al-A’raaf (Tempat Tertinggi)

206 ayatMakkiyahJuz 8

Mahmud khalil al hushariyHafsh dari 'Ashim - Murattal

Pengaturan membaca

Panduan warna tajwid

Nama, contoh, dan pola garis bawah membantu mengenali kaidah selain warna. Contoh diambil dari teks Al-Qur’an yang diterbitkan.

Gunnah
وَمِمَّا2:3
Ikhfa
يُنفِقُونَ2:3
Idgam
هُدًى لِّلْمُتَّقِينَ2:2
Iklab
أَلِيمٌۢ بِمَا2:10
Qalqalah (pantulan)
رَزَقْنَـٰهُمْ2:3
Mad: 2 harakat
ٱلرَّحْمَـٰنِ1:1
Mad: 2, 4, atau 6 harakat
ٱلرَّحِيمِ1:1
Mad: 4 atau 5 harakat
بِمَآ2:4
Mad: 6 harakat
ٱلضَّآلِّينَ1:7
Hamzah wasal
ٱللَّهِ1:1
Lam syamsiah
ٱلرَّحْمَـٰنِ1:1
Huruf tidak dibaca
ٱلصَّلَوٰةَ2:3

Tajweed annotations: cpfair/quran-tajweed (CC BY 4.0), built from ReciteQuran.com and the Dar al-Maarifah tajweed masahif; offsets adapted to the current Tanzil text.

Indonesian Translation - Sabiq Company. Versi: 1.1.3. Terakhir diperbarui: 2025-06-02. QuranEnc.com

  1. 95

    ثُمَّ بَدَّلْنَا مَكَانَ ٱلسَّيِّئَةِ ٱلْحَسَنَةَ حَتَّىٰ عَفَوا۟ وَّقَالُوا۟ قَدْ مَسَّ ءَابَآءَنَا ٱلضَّرَّآءُ وَٱلسَّرَّآءُ فَأَخَذْنَـٰهُم بَغْتَةً وَهُمْ لَا يَشْعُرُونَ

    95. Kemudian Kami ganti penderitaan itu dengan kesenangan sehingga (keturunan dan harta mereka) bertambah banyak, lalu mereka berkata, “Sungguh, nenek moyang kami telah merasakan penderitaan dan kesenangan,” maka Kami timpakan siksaan atas mereka dengan tiba-tiba tanpa mereka sadari.

    Tafsir As-Sa’di (Bahasa Indonesia)

    Mencakup ayat 95

    (95) ﴾ ثُمَّ ﴿ "Kemudian", jika musibah tersebut tidak berguna pada mereka, justru kesombongan mereka berlanjut dan kezhali-man mereka bertambah ﴾ بَدَّلۡنَا مَكَانَ ٱلسَّيِّئَةِ ٱلۡحَسَنَةَ ﴿ "Kami ganti kesusahan itu dengan kesenangan." Dia melimpahkan berbagai rizki kepada mereka, memberi badan mereka kesehatan dan mengangkat mu-sibah dari mereka ﴾ حَتَّىٰ عَفَواْ ﴿ "hingga (keturunan dan harta mereka) ber-tambah banyak." Mereka menjadi banyak, rizki mereka melimpah, nikmat dan karunia Allah terbentang luas pada mereka dan mere-ka melupakan musibah yang menimpa mereka. ﴾ وَّقَالُواْ قَدۡ مَسَّ ءَابَآءَنَا ٱلضَّرَّآءُ وَٱلسَّرَّآءُ ﴿ "Dan mereka berkata, 'Sesungguhnya nenek moyang kami pun telah merasakan penderitaan dan kesenangan." Yakni ini adalah kebia-saan yang akan selalu berlaku dan senantiasa ada pada orang-orang dahulu dan orang-orang berikutnya, di mana terkadang mereka dalam kemudahan, terkadang mereka dalam kesulitan, terkadang dalam kebahagiaan dan terkadang dalam kesedihan, sesuai dengan perubahan zaman dan bergantinya hari-hari, dan mereka mengira bahwa itu bukan untuk pelajaran dan peringatan, tidak pula untuk istidraj, sehingga ketika mereka telah berbangga dan berbahagia dengan apa yang mereka dapatkan, dan dunia merupakan sesuatu yang paling membahagiakan mereka, maka Kami menurunkan azab kepada mereka ﴾ بَغۡتَةٗ وَهُمۡ لَا يَشۡعُرُونَ ﴿ "dengan sekonyong-konyong sedang mereka tidak menyadarinya." Yakni kebinasaan yang tak terlintas di benak mereka, mereka mengira bahwa mereka menguasai apa yang Allah berikan kepada mereka dan bahwa mereka tidak akan binasa dan berpindah darinya.

    Tafsir As-Sa’di, Bahasa Indonesia v1.0.0, QuranEnc.com

    Tindakan ayat
    Buka halaman ayat 95 Periksa bacaan saya: Eksperimental
    Catatan pribadi

Baca tafsir

Surah berikutnyaAl-Anfaal (Rampasan Perang)الأنفال

Laporkan kesalahan

Lainnya