Ar-Risalah

المرسلات

Al-Mursalat (Malaikat Yang Diutus)

50 ayatMakkiyahJuz 29

Mahmud khalil al hushariyHafsh dari 'Ashim - Murattal

Pengaturan membaca

Panduan warna tajwid

Nama, contoh, dan pola garis bawah membantu mengenali kaidah selain warna. Contoh diambil dari teks Al-Qur’an yang diterbitkan.

Gunnah
وَمِمَّا2:3
Ikhfa
يُنفِقُونَ2:3
Idgam
هُدًى لِّلْمُتَّقِينَ2:2
Iklab
أَلِيمٌۢ بِمَا2:10
Qalqalah (pantulan)
رَزَقْنَـٰهُمْ2:3
Mad: 2 harakat
ٱلرَّحْمَـٰنِ1:1
Mad: 2, 4, atau 6 harakat
ٱلرَّحِيمِ1:1
Mad: 4 atau 5 harakat
بِمَآ2:4
Mad: 6 harakat
ٱلضَّآلِّينَ1:7
Hamzah wasal
ٱللَّهِ1:1
Lam syamsiah
ٱلرَّحْمَـٰنِ1:1
Huruf tidak dibaca
ٱلصَّلَوٰةَ2:3

Tajweed annotations: cpfair/quran-tajweed (CC BY 4.0), built from ReciteQuran.com and the Dar al-Maarifah tajweed masahif; offsets adapted to the current Tanzil text.

Indonesian Translation - Sabiq Company. Versi: 1.1.3. Terakhir diperbarui: 2025-06-02. QuranEnc.com

  1. 45

    وَيْلٌ يَوْمَئِذٍ لِّلْمُكَذِّبِينَ

    45. Celakalah pada hari itu, bagi mereka yang mendustakan (kebenaran).

    Tafsir As-Sa’di (Bahasa Indonesia)

    Mencakup ayat 41 - 45

    (41-45) Setelah Allah سبحانه وتعالى menjelaskan hukuman bagi orang-orang yang mendustakan, Allah سبحانه وتعالى menyebutkan pahala orang-orang yang berbuat baik seraya berfirman, ﴾ إِنَّ ٱلۡمُتَّقِينَ ﴿ "Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa," yakni, menjaga diri agar tidak mendusta-kan dan memiliki sifat membenarkan dalam perkataan, perbuatan dan amal, di mana hal itu tidak berlaku tanpa menunaikan semua kewajiban dan meninggalkan semua yang diharamkan, ﴾ فِي ظِلَٰلٖ ﴿ "berada dalam naungan (yang teduh)," karena banyaknya pohon yang beraneka ragam dan berbunga menawan, ﴾ وَعُيُونٖ ﴿ "dan (di sekitar) mata air-mata air," yang mengalir dari mata air surga dan dari sumber lain, ﴾ وَفَوَٰكِهَ مِمَّا يَشۡتَهُونَ ﴿ "dan (mendapat) buah-buahan dari (macam-macam) yang mereka ingini," yaitu buah-buahan terbaik dan paling enak. Dikatakan pada mereka, ﴾ كُلُواْ وَٱشۡرَبُواْ ﴿ "Makan dan minumlah kamu," berbagai makanan nikmat dan minuman lezat, ﴾ هَنِيٓـَٔۢا ﴿ "de-ngan enak," yakni tanpa kotoran dan sesuatu yang membuat keruh. Kelezatannya belum sempurna hingga makanan dan minumannya aman dari berbagai mudarat dan kekurangan dan hingga mereka yakin bahwa makanan dan minumannya tidak terputus dan hilang, ﴾ بِمَا كُنتُمۡ تَعۡمَلُونَ ﴿ "karena apa yang telah kamu kerjakan." Amal perbuatan kalian adalah sebab yang mengantarkan kalian ke surga kenik-matan abadi. Dan begitu juga bagi semua orang yang beribadah menyembah Allah سبحانه وتعالى dengan ihsan dan berbuat baik pada hamba-hamba Allah سبحانه وتعالى. Karena itu Allah سبحانه وتعالى berfirman, ﴾ إِنَّا كَذَٰلِكَ نَجۡزِي ٱلۡمُحۡسِنِينَ 44 وَيۡلٞ يَوۡمَئِذٖ لِّلۡمُكَذِّبِينَ 45 ﴿ "Sesungguhnya demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik. Kecelakaan yang besarlah pada hari itu bagi orang-orang yang mendustakan." Meski celaka ini hanya-lah hilangnya kenikmatan tersebut, niscaya hal itu sudah cukup sebagai duka dan terhalang mendapatkannya.

    Tafsir As-Sa’di, Bahasa Indonesia v1.0.0, QuranEnc.com

    Tindakan ayat
    Buka halaman ayat 45 Periksa bacaan saya: Eksperimental
    Catatan pribadi

Baca tafsir

Surah berikutnyaAn-Naba’ (Berita Besar)النبأ

Laporkan kesalahan

Lainnya