Ar-Risalah

الأنفال

Al-Anfaal (Rampasan Perang)

75 ayatMadaniyahJuz 9

Mahmud khalil al hushariyHafsh dari 'Ashim - Murattal

Pengaturan membaca

Panduan warna tajwid

Nama, contoh, dan pola garis bawah membantu mengenali kaidah selain warna. Contoh diambil dari teks Al-Qur’an yang diterbitkan.

Gunnah
وَمِمَّا2:3
Ikhfa
يُنفِقُونَ2:3
Idgam
هُدًى لِّلْمُتَّقِينَ2:2
Iklab
أَلِيمٌۢ بِمَا2:10
Qalqalah (pantulan)
رَزَقْنَـٰهُمْ2:3
Mad: 2 harakat
ٱلرَّحْمَـٰنِ1:1
Mad: 2, 4, atau 6 harakat
ٱلرَّحِيمِ1:1
Mad: 4 atau 5 harakat
بِمَآ2:4
Mad: 6 harakat
ٱلضَّآلِّينَ1:7
Hamzah wasal
ٱللَّهِ1:1
Lam syamsiah
ٱلرَّحْمَـٰنِ1:1
Huruf tidak dibaca
ٱلصَّلَوٰةَ2:3

Tajweed annotations: cpfair/quran-tajweed (CC BY 4.0), built from ReciteQuran.com and the Dar al-Maarifah tajweed masahif; offsets adapted to the current Tanzil text.

Indonesian Translation - Sabiq Company. Versi: 1.1.3. Terakhir diperbarui: 2025-06-02. QuranEnc.com

  1. 2

    إِنَّمَا ٱلْمُؤْمِنُونَ ٱلَّذِينَ إِذَا ذُكِرَ ٱللَّهُ وَجِلَتْ قُلُوبُهُمْ وَإِذَا تُلِيَتْ عَلَيْهِمْ ءَايَـٰتُهُۥ زَادَتْهُمْ إِيمَـٰنًا وَعَلَىٰ رَبِّهِمْ يَتَوَكَّلُونَ

    2. Sesungguhnya orang-orang yang beriman adalah mereka yang apabila disebut nama Allah[357] gemetar hatinya, dan apabila dibacakan ayat-ayat-Nya kepada mereka, bertambah (kuat) imannya dan hanya kepada Tuhan mereka bertawakal,

    Catatan kaki

    [357]. Menyebut sifat-sifat yang mengagungkan dan memuliakan-Nya.

    Tafsir As-Sa’di (Bahasa Indonesia)

    Mencakup ayat 2

    (2) Karena iman ada dua bagian, yaitu iman yang sempurna yang menghasilkan pujian dan keberuntungan yang sempurna; dan iman yang selain itu, maka di sini Allah menyebutkan yang pertama yaitu iman yang sempurna, Dia berfirman, ﴾ إِنَّمَا ٱلۡمُؤۡمِنُونَ ﴿ "Sesung-guhnya orang-orang yang beriman itu." Alif dan lam menunjukkan cakupan terhadap cabang-cabang iman, ﴾ ٱلَّذِينَ إِذَا ذُكِرَ ٱللَّهُ وَجِلَتۡ قُلُوبُهُمۡ ﴿ "ada-lah mereka yang apabila disebut nama Allah, gemetarlah hati mereka." Yakni takut kepada Allah sehingga ia menahan dirinya dari yang haram, karena bukti ketakutan kepada Allah yang paling besar ada-lah mengendalikan pemiliknya dari dosa-dosa. ﴾ وَإِذَا تُلِيَتۡ عَلَيۡهِمۡ ءَايَٰتُهُۥ زَادَتۡهُمۡ إِيمَٰنٗا ﴿ "Dan apabila dibacakan kepada mereka ayat-ayatNya, bertambahlah iman mereka (karenanya)." Hal itu karena mereka menyimaknya de-ngan baik dan menghadirkan hati untuk merenungkannya. Dengan itu iman mereka bertambah, karena merenungkan termasuk per-buatan hati, dan juga karena mereka akan menemukan makna yang baru yang sebelumnya belum mereka ketahui dan mengingat apa yang telah mereka lupakan, atau memunculkan keinginan dalam hati mereka kepada kebaikan dan kerinduan kepada kemuliaan Allah, atau memunculkan rasa takut berbuat dosa dan azab Allah, yang semua itu akan menambah keimanan. ﴾ وَعَلَىٰ رَبِّهِمۡ ﴿ "Dan kepada Rabb-lah", semata tanpa sekutu bagiNya, ﴾ يَتَوَكَّلُونَ ﴿ "mereka bertawa-kal." Yakni mereka menyandarkan hati mereka kepada Allah dalam mendatangkan kemaslahatan dan menolak kemudaratan, baik da-lam urusan agama maupun duniawi. Mereka percaya bahwa Allah تعالى akan melakukan itu, dan tawakal adalah pendorong kepada seluruh amal, di mana amal itu tidak ada dan tidak sempurna tan-panya.

    Tafsir As-Sa’di, Bahasa Indonesia v1.0.0, QuranEnc.com

    Tindakan ayat
    Buka halaman ayat 2 Periksa bacaan saya: Eksperimental
    Catatan pribadi

Baca tafsir

Surah berikutnyaAt-Taubah (Pengampunan)التوبة

Laporkan kesalahan

Lainnya