Ar-Risalah

التوبة

At-Taubah (Pengampunan)

129 ayatMadaniyahJuz 10

Mahmud khalil al hushariyHafsh dari 'Ashim - Murattal

Pengaturan membaca

Panduan warna tajwid

Nama, contoh, dan pola garis bawah membantu mengenali kaidah selain warna. Contoh diambil dari teks Al-Qur’an yang diterbitkan.

Gunnah
وَمِمَّا2:3
Ikhfa
يُنفِقُونَ2:3
Idgam
هُدًى لِّلْمُتَّقِينَ2:2
Iklab
أَلِيمٌۢ بِمَا2:10
Qalqalah (pantulan)
رَزَقْنَـٰهُمْ2:3
Mad: 2 harakat
ٱلرَّحْمَـٰنِ1:1
Mad: 2, 4, atau 6 harakat
ٱلرَّحِيمِ1:1
Mad: 4 atau 5 harakat
بِمَآ2:4
Mad: 6 harakat
ٱلضَّآلِّينَ1:7
Hamzah wasal
ٱللَّهِ1:1
Lam syamsiah
ٱلرَّحْمَـٰنِ1:1
Huruf tidak dibaca
ٱلصَّلَوٰةَ2:3

Tajweed annotations: cpfair/quran-tajweed (CC BY 4.0), built from ReciteQuran.com and the Dar al-Maarifah tajweed masahif; offsets adapted to the current Tanzil text.

Indonesian Translation - Sabiq Company. Versi: 1.1.3. Terakhir diperbarui: 2025-06-02. QuranEnc.com

  1. 25

    لَقَدْ نَصَرَكُمُ ٱللَّهُ فِى مَوَاطِنَ كَثِيرَةٍ ۙ وَيَوْمَ حُنَيْنٍ ۙ إِذْ أَعْجَبَتْكُمْ كَثْرَتُكُمْ فَلَمْ تُغْنِ عَنكُمْ شَيْـًٔا وَضَاقَتْ عَلَيْكُمُ ٱلْأَرْضُ بِمَا رَحُبَتْ ثُمَّ وَلَّيْتُم مُّدْبِرِينَ

    25. Sungguh, Allah telah menolong kamu (mukminin) di banyak medan perang, dan (ingatlah) Perang Hunain, ketika jumlahmu yang besar itu membanggakan kamu, tetapi (jumlah yang banyak itu) sama sekali tidak berguna bagimu, dan bumi yang luas itu terasa sempit bagimu, kemudian kamu berbalik ke belakang dan lari tunggang langgang.

    Tafsir As-Sa’di (Bahasa Indonesia)

    Mencakup ayat 25

    Allah تعالى memberi nikmat kepada hamba-hambaNya yang beriman dengan memberikan kemenangan di banyak peperangan, hingga pada perang Hunain di mana kaum Muslimin menghadapi tekanan kuat sehingga mereka berlari dan mundur yang membuat bumi yang luas itu seolah-olah menjadi sempit, hal itu ketika Nabi ﷺ menaklukkan Makkah, Nabi mendengar bahwa Hawazin ber-sekutu untuk memerangi beliau, maka Nabi mendatangi mereka dengan sahabat-sahabat yang ikut berpartisipasi pada Fathu Makkah ditambah orang-orang Makkah yang dimaafkan oleh beliau dan masuk Islam, mereka semua berjumlah dua belas ribu orang, se-dangkan orang-orang musyrik hanyalah empat ribu orang, sehingga sebagian kaum Muslimin terperdaya oleh jumlah mereka yang be-sar, sebagian dari mereka berkata, "Hari ini kita tidak akan mungkin dikalahkan oleh yang sedikit." Manakala mereka bertemu dengan pasukan Hawazin, me-reka menyerang kaum Muslimin secara serempak, sehingga kaum Muslimin terpukul mundur tanpa mempedulikan yang lain, yang tersisa bersama Rasulullah hanyalah sekitar seratus orang yang teguh bersamanya. Mereka ini berperang melawan orang-orang musyrik, Nabi sendiri memacu untanya ke barisan musuh sambil berkata, أَنَا النَّبِيُّ لَا كَذِبْ، أَنَا ابْنُ عَبْدِ الْمُطَّلِبْ. "Akulah Nabi tiada dusta, akulah Ibnu Abdil Muththalib."[88] Manakala Nabi melihat kondisi kaum Muslimin, beliau me-minta Abbas bin Abdul Muththalib untuk menyeru orang-orang Anshar dan kaum Muslimin yang lain, "Wahai Ashhabus Samurah[89], wahai ahli surat al-Baqarah." Manakala kaum Muslimin mendengar suaranya, mereka kembali dengan serempak dan berperang me-lawan kaum musyrikin, maka Allah mengalahkan kaum musyrikin dengan kekalahan yang sangat telak dan kaum Muslimin pun me-nguasai negeri, wanita-wanita dan harta mereka.

    (25) Yaitu Firman Allah تعالى, ﴾ لَقَدۡ نَصَرَكُمُ ٱللَّهُ فِي مَوَاطِنَ كَثِيرَةٖ وَيَوۡمَ حُنَيۡنٍ ﴿ "Sesungguhnya Allah telah menolong kamu (hai orang-orang Mukmin) di medan peperangan yang banyak, dan (ingatlah) peperangan Hunain." Ia adalah nama tempat yang terletak di antara Makkah dan Thaif, yang terjadi padanya perang tersebut.﴾ إِذۡ أَعۡجَبَتۡكُمۡ كَثۡرَتُكُمۡ فَلَمۡ تُغۡنِ عَنكُمۡ شَيۡـٔٗا ﴿ "Yaitu di waktu kamu menjadi congkak karena banyaknya jumlahmu, maka jumlah yang banyak itu tidak memberi manfaat kepadamu sedikit pun." Yakni jumlahmu yang banyak maupun sedikit, sama sekali tidak bisa membantumu. ﴾ وَضَاقَتۡ عَلَيۡكُمُ ٱلۡأَرۡضُ ﴿ "Dan bumi yang luas itu telah terasa sempit olehmu", karena kesedihan dan duka yang di-sebabkan oleh kekalahan kalian itu, padahal ﴾ بِمَا رَحُبَتۡ ﴿ "bumi yang luas", maksudnya, padahal tanah (tempat kalian berpijak) begitu lapang dan luas. ﴾ ثُمَّ وَلَّيۡتُم مُّدۡبِرِينَ ﴿ "Kemudian kamu lari ke belakang de-ngan bercerai berai", maksudnya, lari terdesak kalah.

    Tafsir As-Sa’di, Bahasa Indonesia v1.0.0, QuranEnc.com

    Tindakan ayat
    Buka halaman ayat 25 Periksa bacaan saya: Eksperimental
    Catatan pribadi

Baca tafsir

Surah berikutnyaYunus (Nabi Yunus a.s.)يونس

Laporkan kesalahan

Lainnya